WHO: Anak Usia 2-4 Hanya Boleh Gunakan Gadget 1 Jam Per Hari

Orangtua harus memberi batasan pada anak soal pemakaian gadget

Mutia Nugraheni
| 30 April 2019 10:03

Dream - Ponsel pintar, tablet serta gadget lainnya kini memang tak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Bahkan anak-anak usia balita pun susah sangat akrab dengan alat elektronik satu ini.

Mereka menganggapnya sebuah mainan yang sangat menyenangkan. Bisa menonton serial favorit di YouTube, membuat filter wajah yang lucu atau utik-utik games. Untuk itu orangtua harus memberi batasan pada anak soal pemakaian gadget ini.

Jangan sampai anak bermain berlebihan dan membuat mereka kecanduan. World Health Organisation (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia, baru saja mengeluarkan pedoman mengenai berapa batas waktu maksimal ada mengggunakan gadget, terutama yang berusia di bawah 4 tahun.

Menurut pedoman tersebut, seperti dikutip dari World of Buzz, anak-anak berusia dua hingga empat sebaiknya hanya menghabiskan waktu kurang dari satu jam sehari di depan layar. Sementara, bayi berusia satu tahun tidak boleh menggunakan gadget.

WHO juga memperingatkan para orangtua, agar jangan menghabiskan banyak waktu pada smartphone dan tablet. Pasalnya, anak-anak perlu berinteraksi dengan orang lain, terutama orangtua mereka untuk memperoleh keterampilan bahasa dan sosial.

" Masa usia dini adalah periode perkembangan yang cepat dan masa ketika pola gaya hidup keluarga dapat diadaptasi untuk mendorong peningkatan kesehatan. Bentuklah sebaik mungkin," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom.

Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa terlalu banyak waktu menonton film dapat menghambat perkembangan anak-anak dalam berbagai aspek. Sebagai contoh, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Pediatrics menunjukkan bahwa penggunaan gadget berlebihan dapat menunda kemampuan bahasa dan sosial balita.

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone

Jangan Lewatkan