Waspada 3 Kebiasaan Buruk Mengasuh Anak, Dampaknya Jangka Panjang

Ada kalanya orangtua kurang sabar menghadapi anak atau malah sebaliknya, sangat memanjakan.

Mutia Nugraheni
| 4 Juni 2021 12:03

Mengendalikan emosi

Jika kehilangan ketenangan di depan anak-anak, mereka mungkin menjadi takut atau cemas, terutama pada balita. Setiap kali kehilangan kendali, berteriak, atau berdebat dengan seseorang, tunjukkan bagaimana kita bisa tetap tenang dan menyelesaikan masalah dengan baik. Ketika melakukannya, orangtua menunjukkan kepada anak seperti apa kecerdasan emosional itu.

Jika benar-benar kehilangan ketenangan, pastikan untuk meminta maaf dan bertanggung jawab atas emosi negatif yang keluar. Melakukannya adalah cara lain untuk mencontohkan perilaku sehat.

 Bersikaplah Fleksibel

Terkadang orangtua bergumul dengan harapan dan tujuan yang tidak realistis untuk anak-anak mereka dan untuk diri mereka sendiri. Saat ini terjadi, mengasuh anak bisa sangat terasa membebani.

"Demikian pula, jika ayah atau bunda adalah seorang perfeksionis. Padahal, penting untuk mundur selangkah dan mengevaluasi kembali apakah harapan kita pada anak realistis atau tidak," kata Flockhart.

Belajarlah untuk menjadi lebih fleksibel dan melepaskan hal-hal yang tidak penting dalam skema besar. Baik kita dan anak akan mendapat manfaat dari sikap yang lebih "mengikuti arus".

BERANI BERUBAH: Lepas Gengsi, Jemput Rezeki

Jangan Lewatkan