Wajibkah Zakat Fitrah Dikeluarkan untuk Janin di Kandungan?

Simak penjelasannya.

Mutia Nugraheni
| 23 Mei 2020 11:31

Dream - Memasuki hari terakhir Ramadan, jangan sampai lupa untuk membayar kewajiban berupa zakat fitrah. Hal ini berdasarkan salah satu hadis Rasulullah yang menegaskan wajibnya zakat fitrah, bukan hanya bagi orang yang sudah dewasa tapi juga anak kecil.

“ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah berupa satu sha’ dari kurma atau satu sha’ dari gandum atas budak dan orang yang merdeka, laki-laki dan perempuan, anak kecil dan orang dewasa dari golongan umat Muslim,” (HR. Bukhari).

Dalam hadis di atas, mereka yang wajib membayar zakat yaitu orang Islam, laki-laki ataupun perempuan, anak kecil ataupun dewasa. Dikutip dari NU.or.id, dari penjelasan di atas, batas minimal orang yang wajib membayar zakat fitrah adalah anak kecil, yang dalam hal ini juga mencakup seorang bayi (mengacu pada makna “ anak kecil” dalam kajian fiqih).

Lantas bagaimana dengan janin (dalam kandungan), apakah orangtua wajib untuk membayarkan zakat fitrah atas janin yang masih ada dalam kandungannya?

Para ulama Syafi’iyah memberi ketentuan dalam menentukan orang yang wajib zakat fitrah, yakni ketika seseorang menemui dua waktu wajibnya zakat fitrah: masa akhir bulan Ramadhan dan awal bulan Syawal. Sehingga ketika seseorang tidak menemui salah satu dari dua masa tersebut, maka tidak wajib zakat baginya.

Selanjutnya :

Referensi

PSBB Jakarta Ditambah Sampai 4 Juni, Anies Baswedan- Bisa Jadi yang Terakhir

Jangan Lewatkan