Video Game Tak Selalu Buruk, Ada Efek Positifnya untuk Anak

Sebenarnya jika bisa dikontrol dengan baik, anak bisa belajar banyak hal dari video game.

Mutia Nugraheni
| 13 Oktober 2017 14:06

 

Dream - Video game jadi salah satu permainan yang paling jadi 'momok' bagi orangtua. Alasannya, saat bermain video game anak jadi sulit mengatur waktu. Makan di depan televisi atau komputer sambil bermain, atau malah mereka tidur hingga larut karena bermain.

Akhirnya banyak orangtua yang tak mengabulkan permintaan anak saat meminta dibelikan video game. Sebenarnya Anda tak perlu khawatir buah hati jadi tak terkontrol saat bermain.
Asalkan aturan diterapkan dengan konsisten, misalnya jam main dan durasi, serta aturan makan tak boleh sambil main.

Pasalnya, bermain video game ini juga memiliki dampak positif bagi anak yang mungkin belum Anda ketahui. Video game bisa menjadi alat yang ampuh untuk membantu anak
mengembangkan keterampilan hidup tertentu.

Sebuah review penelitian " Children's Motivations for Video Game Play in the Context of Normal Development" dibuat untuk mengetahui secara detail efek positif video game bagi anak,
berikut hasilnya.

- Kreatif dalam mencari solusi masalah
Dalam video game, pemainnya harus mencari jalan keluar agar bisa memenangkan permainan. Hal ini bisa merangsang perkembangan otaknya. Untuk bisa bermain, anak harus mengerti
aturan permainan, struktur dan strategi. Hal ini sangat baik untuk mengembangkan kemampuannya dalam menyelesaikan masalah dan mencari solusi.

- Anak belajar hal unik dan sejarah
Banyak permainan video game yang melibatkan tokoh-tokoh mitologi, sejarah, dan cerita kerajaan masa lampau. Dari hal ini biasanya anak bisa tahu ada Raja Ramses, Kerajaan Yunani Kuno dan sebagainya.

Jika Anda membantunya, anak akan makin penasaran dengan sejarah-sejarah di balik permainan yang dimainkannya. Ini bisa dilanjutkan dengan memberinya buku sejarah,
mencari di internet atau mendatangi museum. Kuncinya adalah, pendampingan.

- Belajar berkompetisi dan strategi
Ada permainan tertentu yang melibatkan dua atau tiga pemain. Saat bermain tentu anak ingin memenangkan permainan. Ia pun harus mengatur strategi agar bisa mendapat skor tertinggi dan mengalahkan lawannya. Saat menang tentu akan muncul kebanggaan. Lalu saat kalah, anak pun bisa belajar menghadapi kekalahan dengan bijak.

Sumber: Parents

Topik Terkait :

Dewi Perssik - Angga Wijaya | Christie SERIBU KALI CINTA THE SERIES Eps 9

Jangan Lewatkan