Tragis! Ibu Bunuh Diri Setelah Keinginan untuk Caesar Ditolak

Rasa sakit membuat Ma memohon kepada suaminya agar dilakukan operasi caesar. Tapi tak dikabulkan dan ia pun bunuh diri.

Mutia
| 8 September 2017 16:04

Dream - Sungguh memilukan cerita Ma (bukan nama sebenarnya), seorang ibu yang hamil 41 minggu di provinsi Shaanxi, China. Akhir Agustus lalu seharusnya jadi hari yang membahagiakan untuk Ma dan keluarga. Tapi yang terjadi malah kedukaan.

Pada hari itu Ma berada di rumah sakit untuk persalinan. Ia merasakan kontraksi hebat di usia kehamilan yang sudah lebih dari 41 minggu. Menurut pernyataan dari rumah sakit, yang
dikutip dari People’s Daily Online, dokter kandungan memeriksa kandungan Ma dan menyimpulkan kalau kepala bayi terlalu besar.

Kondisi tersebut membuat persalinan normal teralalu berisiko sehingga direkomendasikan untuk melakukan operasi caesar. Tapi, keluarga Ma menolak prosedur operasi dan memilih untuk
menunggu hingga persalinan normal bisa dilakukan.

Ma pun dipindahkan ke ruang bersalin. Rasa sakit membuat Ma memohon kepada suaminya agar dilakukan operasi caesar. Ia bahkan sampai keluar berulang kali dari ruang bersalin.
Operasi caesar tak kunjung dilakukan. Beredar video saat Ma melarikan diri dari ruang bersalin.

Setelah diantarkan kembali ke ruang bersalin, satu jam kemudian suster melaporkan kalau Ma menghilang. Ternyata hal yang memilukan terjadi. Ia lompat dari lantai 5 rumah sakit yang cukup tinggi dalam kondisi hamil besar dan kontraksi. Ma dan janin dalam kandungannya tewas seketika.

Ma saat melarikan diri dari ruang bersalin

Cerita tragis ini pun menyebar melalui Weibo. Pihak suami dan keluarga MA mengeluarkan versi cerita yang berbeda. Menurut sang suami, dokter telah memeriksa Ma dan mengatakan kalau bayinya akan segera keluar dan tak perlu dilakukan operasi.

Sumber: Unilad

 

11 Olahan Mie Warisan Nusantara

Jangan Lewatkan