Terapkan Cara Islami Agar Anak Betah di Rumah

Banak yang justru merasa tertekan saat berada di rumah. Mereka malah lebih suka menghabiskan waktu di luar rumah.

Mutia Nugraheni
| 23 September 2018 10:32

Dream - Apapun keadaannya, rumah dan bersama keluarga adalah tempat sebaik-baiknya pulang. Ketenangan dan rasa nyaman penting untuk selalu dihadirkan di rumah. Hal ini akan membuat seluruh anggota keluarga betah berada di dalamnya dan selalu merasa rindu.

Sayangnya, banyak anak yang justru merasa tertekan saat berada di rumah. Mereka malah lebih suka menghabiskan waktu di luar rumah, bukan bersama ayah ibunya. Dalam Islam, rumah tangga adalah istana keluarga yang harus selalu dijaga ketentramannya.

Seperti dikutip dari DalamIslam.com, terapkan cara Islami berikut agar buah hati selalu betah di rumah. Ke mana pun mereka pergi, selalu ingin lekas pulang.

- Berdoa
Selalu sebut nama buah hati dalam salat dan doa. Mintalah kepada Allah SWT agar si kecil tumbuh menjadi orang yang saleh, penuh kasih sayang dan membawa keberkahan bagi seiisi rumah dan lingkungan di sekitarnya. Seperti doa yang tertulis di surah Al-Furqaan ayat 74.

 Al Furqan


Artinya : … Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa" .

- Bangun kebiasaan berdiskusi
Biasakan diri untuk meminta pendapat anak dan mendiskusikannya secara terbuka. Hindari mengambil keputusan sendiri apalagi jika menyangkut tentang anak. Jadikan dia seorang yang merasa diperlukan dan dihargai pendapatnya agar ia juga bisa mengahargai orang tua. Sebagaimana Ibrahim menanyakan mengenai arti mimpinya pada Ismail.

“ Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “ Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Isma‘il) menjawab, “ Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang Diperintahkan (Allah) kepadamu; Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS: As Shafaat: 102)

- Perhatikan pergaulannya
Sebagai orang tua, kita harus terus memperhatikan dan menjaga pergaulan anak. Perhatikan dengan siapa saja anak kita bergaul karena teman adalah pengaruh yang besar dalam pengembangan sifat anak.

 HR Abu Daud


Artinya: “ Seseorang bergantung pada agama temannya. Maka hendaknya ia melihat dengan siapa dia berteman.” (Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 4833), at-Tirmidzi (no. 2378), Ahmad (II/303, 334) dan al-Hakim (IV/171), dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu)

Selengkapnya baca di sini.

[crosslink_2]

Topik Terkait :

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone

Jangan Lewatkan