Terapi Keluarga Bisa Jadi Solusi Redakan Konflik

Masalah satu orang bisa berefek domino pada seluruh keluarga.

Mutia Nugraheni
| 2 Maret 2021 14:04

Rencana Terapi dan Perawatan

Kemudian, terapis akan mulai membuat menyusun rencana perawatan. Terapi dikatakan berhasil ketika masalah keluarga teratasi, bukannya saling menyalahkan antar anggota.
Terapis akan membantu anggota keluarga berkomunikasi lebih baik, memecahkan masalah, dan menemukan cara baru untuk melanjutkan kehidupan.

Dengan terapi ini memang tidak selalu dapat memecahkan masalah tetapi setidaknya dapat memberikan anggota keluarga keterampilan baru dalam menyelesaikan masalah pada situasi sulit di masa mendatang.

Terapi keluarga biasanya tidak berlangsung lama, rata-rata terdapat 12 sesi. Seberapa sering bertemu terapis dan banyaknya sesi tergantung dari fokus masalah yang mau diselesaikan. Bisa menghubungi layanan psikologi keluarga yang memberikan konseling untuk bisa mendapat terapi ini.

Laporan Josephine Widya

Selanjutnya :

Efek Dahsyat Habiskan Waktu Bersama Keluarga yang Sering Tak Disadari

Topik Terkait :

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN

Jangan Lewatkan