Teladan Rasulullah Jika Ingin Memberi Hukuman untuk Buah Hati

Memberi hukuman bisa dilakukan tapi jangan yang menyakiti, melainkan memberinya pelajaran.

Mutia Nugraheni
| 7 Juli 2020 08:03

Dream - Tak dipungkiri ada kalanya anak-anak melakukan kesalahan, tak bisa diatur atau mungkin berbohong dan merugikan orang lain. Sikap buruk anak adalah hal yang wajar, termasuk juga jika ia melakukan kesalahan.

Hal yang penting sebagai orangtua adalah kita selalu memberi tahu kalau setiap sikap negatif ada konsekuensinya. Memberi hukuman bisa dilakukan tapi jangan yang menyakiti, tapi memberinya pelajaran, seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Dikutip dari BincangMuslimah, Drs. Moch. Ishom Achmadi di dalam bukunya Kaifa Nurabbi Abnaa’ana menjelaskan bahwa terdapat tujuh metode yang diajarkan Rasulullah saw. dalam memberi hukuman pada anak. Metode-metode tersebut adalah sebagai berikut:

1. Menunjukkan kesalahan dengan pengarahan
Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Umar bin Abi Salamah r.a. ia berkata, “ Ketika aku kecil, berada dalam asuhan Rasulullah saw. Pada suatu hari ketika tanganku bergerak ke sana kemari di atas piring berisi makanan, berkatalah Rasulullah SAW “ Wahai anak, sebutlah nama Allah. Makanlah dengan tangan kananmu. Dan makanlah apa yang ada denganmu" .

Pada hadis tersebut, Rasulullah SAW memberi petunjuk kepada Umar bin Abi Salamah atas kesalahannya dengan nasehat yang baik, pengarahan yang membekas, ringan, dan jelas.

 

Selanjutnya :

2. Menunjukkan kesalahan dengan ramah-tamah

Topik Terkait :

Streaming NUFF 2020 Highlight - Tentang Awal Mula Nusantara Fashion Festival

Jangan Lewatkan