Tak Sengaja Bertengkar di Depan Anak, Segera Perbaiki Keadaan

Efek pda anak yang melihat tentunya akan memunculkan trauma mendalam.

Mutia Nugraheni
| 6 Januari 2020 10:04

Dream - Hubungan suami istri tentunya mengalami pasang surut. Ada kalanya konflik begitu meruncing hingga menyebabkan emosi yang keluar jadi tak terkendali. Tak melihat situasi, ayah dan ibu bertengkar hebat di depan anak.

Bukan hanya adu argumentasi, bahkan hingga saling berteriak menyalahkan atau memaki. Efek pda anak yang melihat tentunya akan memunculkan trauma mendalam. Penelitian menunjukkan bahwa paparan amarah dapat menciptakan pola perilaku yang mempengaruhi sosialisasi masa depan, manajemen emosi, dan harga diri. P

" Anak-anak terus-menerus belajar dari lingkungan mereka, terutama hubungan utama mereka. Konflik tak bisa dihindari, yang harus ditanamkan adalah bagaimana menghadapinya dengan baik," kata Shanna Donhauser, seorang psikolog keluarga, seperti dikutip dari Fatherly.

Donhauser mengidentifikasi tiga langkah untuk membantu orangtua mendampingi anak-anak mereka setelah trauma menyaksikan pertengkaran orangtuanya. Bersikap seolah pertengkaran tak terjadi, merupakan kesalahan besar.

Pertengkaran orangtua meninggalkan luka, rasa takut dan tidak nyaman ada anak-anak. Membiarkan anak mengatasi emosinya sendiri akan berdampak fatal pada kesehatan mentalnya kelak.

 

Cobalah cara berikut untuk menenangkan anak setelah ayah dan ibu bertengkar. Segera perbaiki kesalahan dan hadapi anak dengan bijak

Selanjutnya :

Tenang dan meminta maaf

Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak

Jangan Lewatkan