Tak Perlu Dipaksa, Ajari Buah Hati Meminta Maaf

Mengajari anak untuk minta maaf menjadi dasar penting saat bersosialisasi dengan orang lain.

Mutia Nugraheni
| 14 Juni 2021 10:07

Dream - Ada tiga kata 'kunci' yang wajib diajarkan pada anak, yaitu 'maaf', 'tolong' dan 'terima kasih'. Tak semua orang bisa mengucapkannya dengan gamblang meskipun usianya sudah dewasa. Hal itu karena tak dibiasakan sejak kecil.

Salah satu yang cukup menantang diajarkan pada anak adalah ucapan maaf. Seperti kita tahu, tak mudah untuk mengakui kesalahan apalagi sampai mengucapkan maaf. Penting diingat, sebagai manusia seumur hidup kita tak luput dari kesalahan.

Mengajari anak untuk minta maaf menjadi dasar penting saat bersosialisasi dengan orang lain. Terutama di saat mereka melakukan kesalahan. Mulai dari minta maaf, orangtua juga mengajarkan anak artinya sopan santun dan menghargai orang lain.

Mengajari anak caranya minta maaf tidak bisa dilakukan dengan paksaan. Memaksa anak untuk minta maaf sama sekali tidak efektif. Pasalnya, anak tidak akan memahami situasi atau perilaku di mana ia harus minta maaf.

Terlebih jika orangtua melakukan paksaan minta maaf dengan emosi yang hanya membuat anak bingung. Lalu bagaimana cara mengajarkan meminta maaf yang tepat pada anak?

Mengajari anak caranya untuk minta maaf tidak bisa hanya dilakukan sekali. Melainkan berkali-kali sehingga dibutuhkan pendekatan yang tepat. Misalnya bertanya lebih dulu.

" Apakah kakak/ adik ingin meminta maaf? Kita meminta maaf ketika kami merasa tidak enak tentang sesuatu dan menggunakan kata 'maaf'. Ini terkadang membuat kita dan oranglain merasa lebih baik. Ingin mencoba?"

Kalimat ini bisa dicoba untuk mengajari anak caranya minta maaf. Biarkan dia menganalisa sendiri perasaannya lalu memutuskan apa yang harus ia lakukan. Dengan kata lain, anak belajar minta maaf dengan mengakui bahwa mereka telah melakukan kesalahan.

Laporan Vinsensia Dianawanti/ Sumber: Fimela

Selanjutnya :

4 Tanda Orangtua Sudah Ajarkan Kecerdasan Emosi Pada Anak

Reza Artamevia Bebas dari Penjara

Jangan Lewatkan