Status Ibu Soal Alat Kontrasepsi di Minimarket Tuai Perdebatan

Ada yang setuju dan mendukung sang ibu, namun ada yang juga mengkritiknya.

Mutia Nugraheni
| 28 Maret 2018 18:03

Dream - Menghadapi pertanyaan-pertanyaan anak yang kritis, orangtua memang harus selalu siap sedia menjawabnya. Mungkin rasa kaget akan muncul, terutama ketika anak seperti mencecar jawadan yang menurutnya bisa memuaskan rasa ingin tahunya.

Seperti sebuah pengalaman seorang ibu menghadapi pertanyaan anaknya soal alat kontrasepsi menjadi viral di Facebook. Sang anak bertanya soal alat kontrasepsi berupa kondom pada sang ibu ketika melihat produk tersebut berada di display dekat kasir sebuah minimarket ternama.

Bagi sang ibu, penempatan produk kontrasepsi dekat kasir tersebut akan memicu efek negatif. Terutama pada anak-anak. Ia pun meminta pada pihak minimarket untuk memindahkan penempatan kondom, bukan di samping kasir yang mudah terlihat.

" Dear alfamart yang saya sayangi..... tempat beli pang pang kesukaanku... Saya mohon, rak dagangan kondom dan bekal kenikmatan dunia lain ini dipindah ke tempat lain. Nganu.... maksudnya di rak pajangan lain selain di meja kasir. Yang agak menjauh dari pandangan anak-anak yang skrg sudah melek gugling. Saat itu di meja kasir anak saya kelas 3 SD (skrg mau lulus dan baru sempat nyetatus 😢😕) nunjuk rak kondom ini di meja kasir dan pastilah tanya " kondom itu apa buk?" Saya jawab alat kontrasepsi. " Apa itu?" Tanyanya lagi. Untuk mengatur jarak kelahiran antara kakak dan adik. Tak berhenti " bagaimana caranya" katanya lagi. Dipakai oleh suami istri yang sudah menikah. " Maksudku trus kondom itu diapain? Diminum ? Atau dimakan?" Modyarrr akuuu. Rasanya saya pengen ngajak tengkar mas kasir tapi dia .... hanya kasir.....," tulis ibu yang bernama Annisa Rachmad.

Status ibu di Facebook tersebut telah dibagikan sebanyak 3.300 kali. Ada yang setuju dan mendukung sang ibu untuk mendesak minimarket agar memindahkan penempatan produk kontrasepsi. Namun ada juga yang justru mengkritiknya.

Pihak yang mengkritik status sang ibu beranggapan kalau, tugas orangtua adalah menjawab pertanyaan sang anak dengan penjelasan yang mendidik. Memberi pendidikan seksual yang mumpuni dan bukan menyalahkan pihak lain.

Bagaimana menurut, Sahabat Dream? Setuju atau tidak dengan status ibu tersebut?

Topik Terkait :

Rexona Brightest Squad Hunt 2020 - Coaching Class - 24 November 2020

Jangan Lewatkan