Si Sulung Selalu Diminta Mengalah? Psikologisnya Bisa Bermasalah

Orangtua sering melakukannya tanpa disadari.

Mutia Nugraheni
| 5 April 2021 08:03

Efek Buruk Pada Psikologisnya

Berikut adalah beberapa dampak psikologis yang mungkin akan dialami oleh kakak jika dipaksa selalu mengalah.

Sangat egois di masa depan
"Semakin sering disuruh mengalah, apalagi dengan cara dipaksa, semakin ia tumbuh menjadi pribadi yang egois. Seorang anak juga cenderung tidak mau mengalah ketika ia semakin besar," ujar Ikhsan Bella Persada, seorang psikolog, dikutip dari KlikDokter.

Jika anak dipaksa untuk mengalah terus, bisa saja dia mengembangkan konsep berbagi atau mengalah sebagai hal yang tidak menyenangkan. Nantinya bisa menjadi individu yang enggan mengalah alias egois.

Muncul rasa benci pada adiknya
Sering dipaksa mengalah, kakak bisa menjadi tidak suka dan benci kepada sang adik. Hal tersebut bisa berdampak buruk pada hubungan keduanya di masa yang akan datang. Akibat terus dipaksa mengalah, bisa saja seorang anak jadi tidak menyayangi atau bahkan menyakiti adiknya.

Merasa tidak berharga
“Anak dapat merasa dirinya tidak berharga karena selalu diminta untuk mengalah. Kakak merasa dirinya tidak disayang, tidak diperhatikan, bahkan tidak dianggap sebagai anak oleh orang tua,” kata Ikhsan.

Dalam kasus paling buruk, dipaksa terus mengalah bisa mengembangkan persaingan antara kakak dan adik. Persaingan ini tidak baik dan bisa memicu suasana tidak harmonis di dalam keluarga. Selengkapnya baca di sini.

Merawat Warisan [TEASER]

Jangan Lewatkan