Si Remaja Butuh 'Waktu Bebas', Tak Boleh Diabaikan

Penting bagi remaja untuk menikmati waktunya sendiri.

Mutia Nugraheni
| 20 Januari 2020 18:01

Dream - Demi menghindari pengaruh negatif dari pergaulan, banyak orangtua membuat jadwal harian anak remajanya secara padat. Setelah pulang sekolah, masih ada banyak les yang harus diikuti.

Belum lagi tugas sekolah yang harus diselesaikan. Kesibukan anak kerap kali jadi 'pagar aman' agar mereka tak terjerumus ke hal-hal negatif. Hal ini sebenarnya harus diimbangi dengan kebutuhan anak remaja untuk menikmati waktunya sendiri, mengeksplorasi dan mencari tahu apa yang diinginkannya.

" Penting bagi orangtua untuk memastikan bahwa anak memiliki keseimbangan antara kegiatan yang dijadwalkan dan waktu untuk dirinya sendiri. Jangan sampai anak kewalahan dengan seluruh jadwal dari orangtua," ujar Jennifer O'Donnell, seorang pakar pengasuhan, seperti dikutip dari Verywell.

Memang, di usia remaja anak butuh banyak kegiatan positif, seperti menekuni hobi atau mengasah bakatnya yang lain. Namun penting juga bagi remaja untuk menikmati waktunya sendiri.

Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang aktivitas sehari-harinya dibuat oleh orangtua merasa kewalahan dan tertekan. Efeknya dapat menyebabkan sejumlah masalah termasuk masalah perilaku dan emosi.

" Dengan kata lain, remaja yang jadwal hariannya sangat padat, dapat menjadi stres," kata Jennifer.

 

Selanjutnya :

Tantangan Bagi Remaja

Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup

Jangan Lewatkan