Awas! Banyak Wanita Kena Serangan Jantung Usai Melahirkan

Saat hamil dan melahirkan, penyakit ini sering muncul.

Arie Dwi Budiawati
| 21 Juli 2018 10:30

Dream Wanita hamil sangat rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan yang dapat membahayakan nyawanya dan anaknya. Salah satunya, tekanan pada jantung dan sistem sirkulasi.

Tekanan pada jantung ini tidak membahayakan bayi yang akan dilahirkan, tapi bisa menyebabkan komplikasi serius untuk sang ibu.

Dilansir dari Time, Jumat 20 Juli 2018, jumlah wanita yang terkena serangan jantung selama kehamilan, persalinan, ataupun pasca kelahiran, meningkat. Dalam jurnal Clinical Proceedings, para peneliti mengamati lebih dari 49 juta kelahiran.

Hasilnya, ada 1.061 di antaranya adalah wanita yang terkena serangan jantung selama persalinan, 922 wanita selama kehamilan, dan 2.390 wanita setelah melahirkan.

Secara keseluruhan, risiko terkena serangan jantung relatif rendah. Tapi, peneliti menemukan risikonya meningkat hingga 25 persen selama 2002-2014.

" Meskipun serangan jantung pada wanita muda jarang terjadi, waktu selama dan segera setelah kehamilan adalah periode yang sangat rentan di mana penyakit jantung mungkin muncul," kata ahli jantung intervensi dan asisten profesor kedokteran di New York University, Nathaniel Smilowitz.

Smilowitz mengatakan wanita hamil berusia 35-39 tahun memiliki risiko serangan jantung lima kali lebih besar daripada wanita hamil berusia 20 tahunan. Wanita yang berusia 40 tahun ke atas juga risikonya lebih tinggi. Penyakit seperti obesitas dan diabetes juga bisa memicu serangan jantung.

" Semua wanita harus mengetahui faktor risiko kardiovaskular mereka, seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan obesitas, dan bekerja dengan dokter mereka untuk mengendalikan faktor-faktor ini sebelum atau awal selama kehamilan," kata dia.

(Laporan: Erisa Riyana) 

Topik Terkait :

Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik

Jangan Lewatkan