Saat Media Sosial Bisa Bikin Kepercayaan Diri Anak 'Terjun Bebas'

Cukup sulit untuk menjelaskan kepada anak bahwa apa yang mereka lihat secara online bukanlah gambaran yang utuh

Mutia Nugraheni
| 30 Desember 2020 16:05

Dream - Media sosial (medsos) makin eksis dan terus bermunculan. Facebook, Instagram, Twitter, TikTok dan masih banyak lagi. Anak dan remaja saat ini sudah sangat akrab dengan berbagai medsos tersebut.

Tak dipungkiri, pergaulan, komunikasi, dan pengaruh media sosial begitu kuat pada anak-anak, bahkan orang dewasa. Sebagai orangtua kita harus waspada dan memberikan bekal yang cukup pada anak agar kehidupannya tak banyak dipengaruhi media sosial.

Mengapa? Tanpa disadari, media sosial membuat banyak anak jadi tak percaya diri. Melihat kesempurnaan, foto indah dan kehidupan yang selalu baik di medsos.

" Sebagai psikiater anak yang menangani anak-anak dan remaja, saya telah melihat dampak penggunaan media sosial. Karena kebanyakan orang hanya menampilkan 'diri terbaik' mereka secara online, bagi anak-anak dapat melihat bahwa setiap orang memiliki kehidupan yang sempurna kecuali mereka," ujar Sean Paul, seorang psikiater dan pendiri NowPsych serta Internet Addiction Center.

Cukup sulit untuk menjelaskan kepada anak bahwa apa yang mereka lihat secara online bukanlah gambaran yang utuh. " Saya menciptakan istilah 'ketidakrataan visual' dan 'ketidaknyamanan pengalaman' untuk berbagai cara demi mewujudkannya," ujar Paul.

 

Selanjutnya :

Bukan Realitas

BERANI BERUBAH: Bunga Rezeki dari Rak Bunga - Berani Berubah

Jangan Lewatkan