Punya Anak Menjamin Kebahagiaan? Ketahui Faktanya

Mengapa memiliki anak tidak memberikan kebahagiaan seperti yang kita kira?

Mutia Nugraheni
| 17 Mei 2021 14:02

Dream - Orangtua sering menyebut anak-anak mereka sebagai sumber " kebanggaan dan kegembiraan" . Tetapi penelitian menceritakan fakta yang berbeda, memiliki anak tidak selalu membuat orang lebih bahagia.

" Kebanyakan orangtua merasa bahwa anak-anak mereka adalah sumber kepuasan hidup yang sangat penting," kata Jennifer Glass, profesor sosiologi di University of Texas di Austin dan seorang ahli demografi, dikutip dari CNBC.

“ Tapi itu tidak sama dengan kebahagiaan, dan itu tidak sama dengan kesejahteraan finansial, kesehatan fisik yang baik, atau kesehatan emosional yang baik,” ungkap Glass.

Jadi, mengapa memiliki anak tidak memberikan kebahagiaan seperti yang kita kira?

Penelitian menunjukkan bahwa ada " perasaan bahagia" yang dialami orangtua tepat setelah bayi lahir, tetapu hal itu cenderung menghilang selama setahun. Setelah titik waktu itu, tingkat kebahagiaan orang tua dan non-orang tua secara bertahap berbeda, dengan non-orang tua umumnya tumbuh lebih bahagia dari waktu ke waktu.

" Ini bukan karena orangtua hanya menikmati sebentar kehadiran anak, tetapi dalm prosesnya mengasuh anak itu sulit. Kita menemukan bahwa kebahagiaan [orang tua] merosot cukup cepat begitu mereka menemukan semua pekerjaan yang melibatkan adanya bayi,” kata Amy Blackstone, profesor sosiologi di University of Maine, dan penulis “ Childfree by Choice" .

 

Selanjutnya :

Kepuasan Hidup

Teaser - Merangkai Imaji, Hidupkan Mimpi (Reimagine Travel Through Art) - SingapoReimagine - Visit Singapore

Jangan Lewatkan