Psikolog Harvard Ungkap Fondasi Penting Agar Anak Kuat Mental

Bawaan kepribadian dan kondisi keluarga serta lingkungan sangat berperan dalam membentuknya.

Mutia Nugraheni
| 18 Mei 2021 10:03

Dream - Otak anak bukanlah miniatur otak orang dewasa. Otak tersebut adalah otak yang lahir di bawah konstruksi yang menghubungkan dirinya dengan dunia. Peran orangtua sangat besar dalam membentuk otak dan psikologis anak.

Beberapa anak yang sangat pintar dalam akademik, tapi dalam hal sosial agak kurang, begitu juga sebaliknya. Bawaan kepribadian dan kondisi keluarga serta lingkungan sangat berperan dalam membentuknya.

Orangtua merupakan sumber 'ilmu' utama anak. Untuk itu pola pengasuhan sangat berdampak pada kondisi psikologis dan perkembangan otak anak agar kuat dan tangguh dalam melewati cobaan hidup.

Lisa Feldman Barrett, Ph.D., ahli saraf dan psikolog, yang juga Chief Science Officer for the Center for Law, Brain & Behavior di Harvard University, mengungkap konsep penting pengasuhan untuk membentuk anak yang kuat mental dan pintar. Apa saja?

1. Jadilah 'tukang kebun', bukan 'tukang kayu'
Tukang kayu mengukir kayu sesuai bentuk yang mereka inginkan. Tukang kebun membantu hal-hal untuk tumbuh sendiri dengan mengolah lanskap yang subur. Demikian pula orangtua, usahakan untuk membentuk anak mereka menjadi sesuatu yang spesifik, sesuai dengan bakat anak. Usahakan cari keunggulan anak dan fokus di hal tersebut.

Bisa juga menyediakan lingkungan yang mendorong pertumbuhan fisik dan mental yang sehat, apapun keputusan yang diambil anak. " Menjadi tukang kebun berarti berusaha memahami jenis tanaman yang kita tanam, agar dapat tumbuh sesuai dengan kondisi tanah agar mampu berakar dan berkembang dengan baik," kata Barret.

 

Selanjutnya :

2. Bicaralah dan bacakan banyak buku untuk anak

Nikita Mirzani Dilarikan Ke Rumah Sakit

Jangan Lewatkan