Pilih Homeschooling? Ini Plus Minusnya

Sebelum menjatuhkan pilihan, baiknya pertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan sistem pendidikan homeschooling?

Cynthia Amanda Male
| 22 Maret 2018 13:47

Dream - Perkembangan homeschooling (pendidikan rumahan) dalam beberapa tahun ini kian meningkat. Masyarakat kalangan menengah banyak memasukkan anak mereka ke sana.

Namun, masih banyak juga sebagian orangtua khawatir memilih home schooling. Karena dinilai membuat sang anak susah bersosialisasi. Terlebih lagi biayanya mahal.

Sebelum menjatuhkan pilihan, baiknya pertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan sistem pendidikan homeschooling?

Seto Mulyadi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia menilai, ada banyak anak yang berprestasi dari non-formal tersebut.

Menurut Kak Seto saapan akrabnya, pendidikan tidak harus dicapai dari bangku sekolah formal yang sepekan mengikuti kegiatan belajar mengajar.

 Homeschooling

Pria yang memiliki Home Schooling Kak Seto (HSKS) di bilangan Bintaro itu, membantah penilaian homeschooler (anak yang mengikuti homeschooling) susah bersosialisasi.

" Homeschooler juga memiliki kehidupan sosial yang aktif. Ada murid-murid kami itu yang artis. Nikita Willy, Citra Skholastika. Bahkan, anaknya Dewi Yull, Surya itu, sampai diundang sama Ratu Elizabeth ke London karena mampu memotivasi teman-teman yang tuna rungu," kata Kak Seto di Jakarta, Rabu kemarin.

Ia menambahkan, homeschooling yang dimilikinya juga punya kegiatan untuk anak-anak jalanan.

 Homeschooling

" Dan itu gratis. Belajar itu bisa dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja," tutur pria asal Klaten ini menjawab soal homeschooling biayanya mahal.

Meski memiliki banyak kelebihan, homeschooling juga memiliki kekurangan, yaitu kurang dianggapnya sebagai anak dari sekolah umum.

Namun, Kak Seto meyakinkan anak-anak yang memiliki latar pendidikan dari home schooling memiliki 'derajat' sama dengan anak-anak di sekolah formal.

" Homeschooling juga sama dengan sekolah formal, hanya saja jauh lebih fokus, sedikit muridnya. Kurikulumnya juga sudah lebih sederhana, dengan waktu lebih efisien" .

Topik Terkait :

Ini Layanan Internet 5G Pertama di Indonesia

Jangan Lewatkan