'Pil Pahit' yang Harus Diterima Saat Anak Mengamuk

Tak ada teori paling tepat untuk meredakan anak yang tantrum. Hadapi saja!

Mutia
| 1 Agustus 2018 14:02

Dream - Salah satu momen paling 'horor' saat mengasuh anak adalah ketika ia mengamuk tak terkendali. Apalagi saat berada di tempat umum, dilihat banyak orang, semantara anak menangis, berguling, menendang bahkan memukul.

Kondisi ini bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Banyak faktor yang membuat anak mengamuk tak terkendali atau sering disebut tantrum. Seperti kondisi mengantuk, lapar, nyeri di bagian tubuh, kelelahan atau ketika tak bisa mengungkapkan apa yang dirasakan atau diinginkan.

" Tak ada teori paling tepat untuk meredakan anak yang tantrum. Hal itu pasti terjadi, anak harus mengeluarkan emosi yang dirasakannya. Pastikan saja ia tak terluka atau melukai orang lain saat mengamuk," ujar Patrick A. Coleman seorang pakar pengasuhan anak.

Saat anak tantrum sebenarnya bukan hanya ia yang butuh ditenangkan. Tapi juga orangtuanya. Justru orangtuanya terlebih dahulu yang menenangkan diri dan menurunkan level emosi.

Jika anak mengamuk hadapi saja, biarkan ia mengeluarkan dulu emosi negatifnya. Orangtua memang harus menelan 'pil pahit' berikut saat anak mengamuk.

Tantrum adalah normal
Semua anak mengalami dan tantrum merupakan hal yang normal. Terutama anak usia balita atau yang belum lancar berbicara. Pola tantrum sangat mudah diprediksi, dimulai dengan menangis, makin kencang kemudian ledakan kemarahan serta menangis hingga merintih. Emosi anak-anak belum matang dan tantrum adalah sebuah proses panjang menujung kematangan emosi.

Jangan beri nasihat saat tantrum
Ketika seorang anak mengalami tantrum, bukan waktunya untuk meminta mereka bersabar, diam atau tenang. Begitu seorang anak mengamuk yang ia butuhkan hanya mengeluarkan emosi dan pelukan hangat. Nasihat bisa diberikan ketika emosinya sedang stabil.

Sumber: Fatherly

Topik Terkait :

Usaha Banget Merebut Suara Milenial?

Jangan Lewatkan