Peringatan Penting Bidan Hypnobirthing Saat Tahu Kelamin Janin

Ketika diberikan anak dengan jenis kelamin yang tak sesuai harapan, jangan sekali-kali mengucap kekecewaan.

Mutia Nugraheni
| 16 Oktober 2017 18:06

Dream - Anak merupakan rezeki, anugerah dan titipan dari Allah SWT yang harus dijaga. Apa pun jenis kelaminnya, anak harus selalu disayang dengan segenap hati serta diberi keteladanan yang baik.

Banyak orangtua yang menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu. Alasannya pun berbagai macam. Seperti ingin merasakan mengurus anak sepasang, laki-laki dan perempuan. Ingin anak laki-laki karena meneruskan marga keluarga. Atau ingin anak perempuan agar ada yang mengurus saat hari tua.

Sebenarnya, sebagai manusia, kita hanya bisa berdoa, keputusan untuk memberi anak dengan kelamin tertentu adalah hak Allah SWT. Ketika diberikan anak dengan jenis kelamin yang tak
sesuai harapan, jangan sekali-kali mengucap kekecewaan.

Apalagi sampai mengumpat dan mengucapkan penyesalan. Seperti penjelasan Lanny Kuswandi, seorang bidan yang juga merupakan pakar hypnobirthing di Indonesia.

 

Beberapa orang menginginkan jenis kelamin tertentu saat ingin punya anak. Hal tersebut boleh saja, asalkan diusahakan sejak sebelum dinyatakan hamil. Apabila sang ibu dan ayah selalu berharap anaknya laki-laki namun hasil pemeriksaan ternyata bayi berjenis kelamin perempuan (tidak sesuai dgn keinginan) atau sebaliknya , bayi bisa merasa tertolak, karena dede bayi sudah mempunyai unsur rasa sejak didalam kandungan. Apa yang bisa terjadi?? Hal tersebut terekam olehnya hingga dewasa, kita lihat skrg banyak laki laki yang bergaya spt perempuan , dan perempuan yang seperti laki-laki ini bisa disebabkan penerimaan org tua sejak mengandung mereka. Jadiiii Saat sudah dinyatakan hamil, apapun jenis kelamin yg sudah dititipkan Sang Ilahi syukuri dan terimalah dengan baik ya bunda 😊🙏🙏 #hypnobirthingindonesia #hypnobirthingClass #hypnobirthing #hamilnyaman #melahirkanNyaman #enjoypregnancy #enjoybirthing #GentleBirth #orgasmicbirth #birth #weekendclass #kelasibuhamil #hypnobreastfeeding #birthpartner #birthprocess #hypnobirthingworkshop #hypnobirthingJakarta #menyusuilancar #doulajakarta #doulaindonesia #bidanindonesia #bidanjakarta #prenatalgentleyoga #prenatalgentleyogajakarta #prenatalyogajakarta #prentatalyogaprivate #hypnofertility #pregnantmom

A post shared by Lanny Kuswandi (@lannykuswandi) on

"Beberapa orang menginginkan jenis kelamin tertentu saat ingin punya anak. Hal tersebut boleh saja, asalkan diusahakan sejak sebelum dinyatakan hamil. Apabila sang ibu dan ayah selalu
berharap anaknya laki-laki namun hasil pemeriksaan ternyata bayi berjenis kelamin perempuan (tidak sesuai dengan keinginan) atau sebaliknya, bayi bisa merasa tertolak, karena dede bayi
sudah mempunyai unsur rasa sejak di dalam kandungan," ungkap Lanny seperti dikutip dari akun Instagramnya @lannykuswandi.

Menurut Lanny, sejak dalam kandungan, janin sudah bisa merasakan apa yang dirasakan orangtua. Saat orangtua memiliki rasa negatif pada janin, hal ini kelak akan berdampak pada perkembangannya dan berefek jangka panjang.

"Apa yang bisa terjadi?? Hal tersebut terekam olehnya hingga dewasa, kita lihat sekarang banyak laki laki yang bergaya seperti perempuan dan perempuan yang seperti laki-laki ini bisa disebabkan penerimaan orangtuatua sejak mengandung mereka. Jadi, saat sudah dinyatakan hamil, apapun jenis kelamin yang sudah dititipkan Sang Ilahi syukuri dan terimalah dengan baik ya, Bunda," tulis Lanny.

Topik Terkait :

BERANI BERUBAH: Warga Makmur ala Lorong Sayur

Jangan Lewatkan