Perbatasan Negara Ditutup karena Covid-19, Ibu Tak Bisa Bawa Bayinya

Sudah lebih dari sebulan Rafiqa tak bisa langsung melihat putranya yang baru lahir.

Mutia Nugraheni
| 30 April 2020 16:02

Dream - Sambil memegang tabletnya di pangkuan, Rafiqa Ibrahim Radi seorang ibu asal Irak, hanya bisa menangis. Ia menatap penuh khawatir bayinya yang masih di rumah sakit.

Seif, nama bayi tersebut sedang dalam perawatan di rumah sakit di Iran. Bocah yang baru lahir hanya ditemani dokter dan perawat, tak ada sanak keluarga yang mendampingi. Pandemi Covid-19 membuat, ibu dan ayahnya tak bisa mengunjungi apalagi membawanya pulang karena perbatasan negara ditutup.

Sudah lebih dari sebulan Rafiqa tak bisa langsung melihat putranya yang baru lahir. Mereka juga tidak tahu kapan bisa bertemu karena situasi serba tidak pasti.

 

Selanjutnya :

Komplikasi dan Dirujuk ke RS di Iran

BERANI BERUBAH: Gelas Kesuksesan Korban PHK

Jangan Lewatkan