Pemicu Utama Stres Istri, Suami atau Anak? Ini Jawabannya

Ironinya adalah pemicu stres ibu ternyata...

Mutia Nugraheni
| 22 April 2018 08:28

Dream - Mungkin Sahabat Dream pernah mendengar istilah 'kebahagiaan keluarga bergantung pada kebahagiaan ibu'. Terdengar egois, tapi ungkapan tersebut boleh dibilang ada benarnya.

Ibu memang memiliki peranan dan 'tugas' untuk menciptakan ketenangan dan keteraturan di rumah. Bayangkan jika ibu sakit atau stres, aktivitas seluruh anggota bisa jadi terhambat dan bermasalah.

Nah, jangan sampai ibu berada dalam kondisi stres. Tapi ironinya adalah pemicu stres ibu ternyata pasangannya sendiri, yaitu si ayah atau sang suami. Hal ini terungkap dalam sebuah survei yang dilakukan Today.com pada 7.000 ibu di Amerika Serikat.

Sebanyak 46 persen ibu mengungkap kalau suami mereka lebih memicu stres dibandingkan anak-anaknya, dengan level stres 8,5 dari 10. Lalu fakta lainnya, sumber stres 1 dari 5 ibu adalah suami atau pasangan yang tidak mau terlibat dan membantu pekerjaan rumah.

Sebanyak 75 persen ibu mengungkap kalau mereka yang paling banyak melakukan pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak dibandingkan sang suami. Tak heran kalau ternyata pemicu stres utama ibu adalah suaminya.

Menurut penelitian tim dari University of Padova, Italia tingkat stres ini benar-benar menentukan kondisi dan kualitas pernikahan. Para peneliti yang terdiri dari para psikolog menemukan bahwa di kemudian hari ketika sang istri meninggal, kesehatan suami cenderung memburuk.

Sementara ketika seorang istri kehilangan suaminya, ia akan cenderung menjadi lebih sehat dan menunjukkan peningkatan dalam menghadapi stres dan depresi. Tapi mereka tidak bisa menemukan penyebab utamanya. Bisa jadi karena pasangan pria lebih bergantung pada pasangan wanita mereka daripada sebaliknya.

Topik Terkait :

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN

Jangan Lewatkan