Orangtua Sering Tak Sadar Penyebab Anak Bersikap Buruk

Usahakan untuk menghindarinya.

Mutia Nugraheni
| 29 April 2021 08:02

Dream - Otak dan emosi anak-anak belum berkembang sepenuhnya. Tak heran kalau anak biasanya menggunakan perilaku buruk sebagai alat untuk mengkomunikasikan kebutuhan dan keadaan emosional mereka.

Terkadang, bisa jadi sikap buruk itu juga pertanda bahwa orangtua melakukan sesuatu yang salah, dan hukuman bukanlah solusi terbaik. Banyak orangtua tidak menyadari bagaimana tindakan mereka bisa menjadi alasan mengapa anak-anak berperilaku buruk.

Berikut beberapa sikap orangtua yang sering memicu perilaku anak bersikap buruk. Sebaiknya hindari hal berikut.

1. Terlalu banyak mengkritik
Kritik terus-menerus membuat siapa pun merasa mereka tidak pernah bisa mendapatkan sesuatu yang benar, dan anak-anak sangat rentan. Jika orangtua mengharapkan kesempurnaan dari anak-anaknya, tidak heran si kecil akan bersikap sesukanya. Hal yang lebih parah, perilaku destruktif dari pihak orangtua akan menimbulkan masalah yang membutuhkan bantuan kesehatan mental profesional.

2. Ayah ibu bukan tim yang kompak
Sesuatu yang biasa terjadi seperti konflik antara orangtua ketika menghadapi anak-anaknya. Ayah mengizinkan, sementara ibu melarang, hal ini membuat aturan di rumah jadi tidak konsisten. Hal ini membuat anak kerap berulah, karena berusaha mendapat pembelaan dari salah satu orangtuanya. Anak pun merasa itu 'senjata' mereka untuk mendapat hal yang diinginkannya.

3. Memberi anak-anak terlalu banyak pilihan
Orangtua kerap membuat beberapa pilihan pada anak, tetapi terlalu banyak pilihan dapat membuat anak kewalahan. Ketidakmampuan memilih, bagi anak-anak, pada akhirnya akan membuat kekacauan dan menimbulkan gangguan.

Cukup berikan dua pilihan, dan jelaskan secara detail efek serta konsekuensinya. Anak belum bisa berpikir kompleks, jadi lebih baik kerucutkan pilihan. Jika tidak, anak akan kebingungan dan kurang bisa menerima konskuensi. Dampaknya adalah sikap anak menjadi buruk.

4. Memberi perintah tanpa penjelasan
Orangtua kerap membesarkan anak-anak seperti 'tentara'. Berharap anak-anak akan melakukan apa yang diperintahkan tanpa memahami alasan. Anak-anak seiring pertambahan usia memiliki kemampuan berpikir yang kompleks.

Jika melarang sesuatu atau membuat aturan, berikan penjelasan secara detail. Bila kita tak menjelasakan anak akan memberontak dan terus protes melalui sikapnya yang buruk.

Sumber: Brightside

 

 

Selanjutnya :

4 Tanda Orangtua Sudah Ajarkan Kecerdasan Emosi Pada Anak

BERANI BERUBAH: Takjil Drive Thru Masjid Al Azhar

Jangan Lewatkan