Orangtua Bercerai, Pastikan Psikologis Anak Disiapkan

Kesehatan emosi anak wajib jadi prioritas.

Mutia Nugraheni
| 12 Januari 2021 16:03

Kehadiran Kedua Orangtuanya

2. Hindari bertengkar depan anak
Ini akan membutuhkan kedewasaan yang luar biasa, tetapi anggaplah itu untuk kepentingan terbaik untuk psikologis anak. Jika perlu, lakukan konseling bersama untuk bisa melakukan pengasuhan bersama setelah memutuskan bercerai.

3. Contohkan kedewasaan kepada anak selama proses perceraian
Misalnya, cobalah untuk menghindari konflik yang menciptakan hubungan yang lebih bermusuhan, dan sebagai gantinya gunakan mediasi. Cobalah untuk menyelesaikan masalah keuangan, administrasi kependudukan dengan cepat dan buat kesepakatan di atas kertas soal anak. Setelah itu hiduplah masing-masing.

4. Hal terbaik bagi anak adalah kehadiran kedua orangtuanya
Itu mungkin berarti hak asuh bersama, atau itu mungkin berarti bahwa anak-anak tinggal dengan satu orangtua tetapi sangat sering bertemu dengan orangtua lainnya. Ini secara dramatis meningkatkan kemungkinan anak akan lebih stabil secara emosi. Terus katakan pada diri sendiri bahwa anak-anak membutuhkan kedua orang tuanya.

"Perlu ditekankan, hal yang paling merusak anak adalah perasaan ditinggalkan oleh salah satu orangtuanya. Dan itu terjadi pada begitu banyak anak yang ayahnya tidak memiliki banyak waktu," kata Laura.

Selanjutnya :

Bukan Cerai yang Sakiti Anak, Tapi Pertikaian Tak Berkesudahan

BERANI BERUBAH: Dodol Perekat Korban PHK

Jangan Lewatkan