Mudah Marah Saat Hadapi Buah Hati, Dampaknya Bisa Jangka Panjang

Perkembangan psikologis mereka jadi taruhannya.

Mutia Nugraheni
| 9 Mei 2022 11:12

4. Tak Peduli

Karena orang tua mudah marah, anak bisa saja bersikap tak peculi sebagai bentuk perlawanannya. Ia tak mau mendengarkan nasihat orang tuanya.
Sesaat, ketika dibentak atau dimarahi, anak kelihatan diam dan seolah-olah mendengar. Padahal, perkataan orang tuanya hanya dianggap sebagai angin lalu.

Hal ini membuat kepercayaan anak terhadap orang tua pun hilang. Pada akhirnya, bisa berdampak buruk pada hubungan di dalam keluarga, juga pada kehidupan sosial anak di masa depan.

5. Pemberontak
Salah satu dampak negatif anak sering dimarahi lainnya adalah ia tumbuh menjadi pemberontak. Ia menjadi pribadi yang keras kepala, suka melawan dan tidak mematuhi perkataan orang tua.

Mengapa? Sebab anak merasa tidak dihargai oleh orang tuanya. Anak malah merasa senang jika orang tua marah dan emosi kepadanya. Itu menjadi alasan baginya untuk bisa memberontak dan tidak mengindahkan apa yang dikatakan ayah atau ibunya.

Penjelasan selengkapnya baca KlikDokter.

Selanjutnya :

Bukan Dibilang 'Cengeng', Psikolog Ingatkan Validasi Emosi Anak

BERANI BERUBAH: Kostum Robot dari Hobi Jadi Rezeki - Berani Berubah

Jangan Lewatkan