Miris, Ini Cara Industri Rokok 'Goda' Pelajar

Dari iklan tampak jelas harga eceran rokok. Hal ini bisa dengan mudah memancing anak.

Maulana Kautsar
| 24 Februari 2017 12:04

Dream - Penyebaran rokok di kalangan siswa sekolah ternyata sangat gencar dan luput dari perhatian pendidik dan para orangtua. Penyebaran dilakukan dengan cara memasang banyak iklan di ruang terbuka dekat sekolah. Terutama di warung-warung sekitar sekolah, baik SMP maupun SMA.

Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari menjelaskan paparan iklan rokok di sekitar sekolah kerap mengandung pesan ajakan untuk merokok. Meski tidak secara langsung, dari iklan tampak jelas harga eceran rokok. Hal ini bisa dengan mudah memancing anak untuk membeli dengan uang jajan mereka.

" Bentuknya spanduk di warung di sekitar sekolah. Di situ langsung menuliskan merek rokok dan harga per batangnya," kata Lisda, saat diskusi mengenai dampak iklan rokok, di Menteng,
Jakarta Pusat, Kamis, 23 Februari 2017.

Ia mengungkap, iklan rokok di wilayah dekat sekolah punya ciri yang kontras dengan iklan di baliho-baliho di dekat jalan raya. Iklan rokok di jalanan raya masih punya nilai estetis. Sementara di sekitar sekolah seperti memancing untuk mencoba atau membeli.

" Tanpa disadari menumbuhkan rasa penasaran pada rokok, tinggal menunggu waktu (ajakan)," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut Yayasan Lentara Anak sejak September 2016 berkolaborasi dengan Ruandu Foundation dan Gagas Foundation serta Dinas Pendidikan di 5 kota, melakukan program pendampingan kepada 90 sekolah di Padang, Mataram, Bekasi, Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor.

Program pendampingan ini melibatkan 2.700 siswa. Tujuan utamanya adalah membangun kesadaran kritis para siswa di 90 sekolah untuk menolak menjadi target pemasaran perusahaan rokok.

" Capacity building, membuat mereka kritis terhadap iklan rokok," kata Lisda.

 

Topik Terkait :

Saat Ridwan Kamil Meninjau Persiapan Pemberian Vaksin di Depok

Jangan Lewatkan