Menguak Sederet Aturan Ketat Keluarga Kerajaan Inggris

Seumur hidup seluruh keluarga Kerajaan Inggris, yang memiliki keturunan langsung maupun menikah dengan salah satu Pangeran atau Putri wajib mengikuti aturan berikut.

Mutia
| 7 September 2017 08:08

Dream - Menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris, sederet fasilitas tentunya sudah disiapkan. Tak perlu lagi memikirkan tempat tinggal karena properti yang dimiliki ada tiap kota dan masing-masing sudah mendapat jatahnya.

Termasuk sumber-sumber pemasukan yang didapatkan secara turun-menurun Tampak dari luar memang berkesan glamor. Tapi sebenarnya, status 'darah biru' tersebut terikat dengan
aturan yang sangat ketat.

Seumur hidup seluruh keluarga Kerajaan Inggris, yang memiliki keturunan langsung maupun menikah dengan salah satu Pangeran atau Putri wajib mengikuti aturan berikut.

- Saat Ratu/ Raja sudah selesai makan, tak boleh ada yang makan
Kerajaan seringkali membuat jamuan makan resmi dengan Ratu Elizabeth. Dalam jamuan ini, para anggota keluarga kerajaan tak boleh melanjutkan makan jika Ratu sudah selesai makanan
dan menu di dalam piringnya sudah habis. Makan setelah Ratu menghabiskan makanan dianggap hal yang sangat buruk dan tidak sopan

- Dilarang bermesraan berlebihan di area publik
Setelah Pangeran Willliam menikah dengan Kate Middleton, mereka lalu berciuman di balkon. Ini merupakan bagian dari tradisi, Putri Diana dan Pangeran Charles juga melakukannya. Tapi
setelah itu mereka dilarang keras untuk bermesraan di area publik. Berciuman dan berpelukan harus dilakukan di area privat. Bahkan keluarga Kerajaan sangat membatasi bergandengan
tangan di area publik.

- Sebelum bertunangan harus ada persetujuan Kerajaan
Bahkan pertunangan seluruh anggota keluarga Kerajaan Inggris diatur secara khusus. Dalam Royal Marriages Act of 1772, tertulis ssecara detail bahwa setiap anggota keluarga kerajaan
harus mendapat persetujuan dari monarki sebelum melamar pasangannya. Persetujuan tersebut berupa hitam di atas putih, sebagai bukti konkret.

- Tak boleh punya pandangan/ jabatan politik dalam pemerintahan praktis
Dalam hal pemerintahan, Inggris menganut monarki konstitusional. Ratu sebagai simbol dan pemegang tahta kerajaan. Sementara pemerintahan sendiri dijalankan oleh Perdana Menteri.
Memisahkan antara Kerajaan dan pemerintahan dianggap sebagai langkah strategis untuk mempertahankan monarki tapi memasukkan sisi profesionalisme.

Untuk itu seluruh anggota keluarga kerajaan dilarang terlibat dalam politik praktis, bahkan tak boleh menyampaikan pandangan politiknya. Mereka tak punya hak untuk memilih dalam
pemilihan umum.

- Dua penerus tahta tak boleh berada dalam satu pesawat
Pangeran William dan Pangeran George merupakah penerus tahta kerajaan. Sampai saat ini keduanya masih sering bepergian bersama dalam satu pesawat. Nanti, saat Pangeran George
berusia 12, keduanya harus menggunakan pesawat yang berbeda meski ingin ke acara/ tempat yang sama. Hal ini untuk menghindari kecelakaan yang bisa merenggut nywa dua penerus
tahta sekaligus.

 

Sumber: House Beautiful

 

Unik, 7 kota ini jadi terkenal di penjuru dunia

Jangan Lewatkan