Menguak Efek Mengerikan Cyberbullying Pada Anak

Dari balas dendam hingga memicu bunuh diri.

Mutia Nugraheni
| 22 April 2019 12:04

Dream - Tren media sosial memang bagai pisau bermata dua. Bukan hanya berdampak positif, tapi juga negatif. Salah satunya adalah cyberbullying anak, yaitu bentuk perundungan dan penindasan di media sosial yang ditujukan pada anak dan remaja.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan dampak cyberbullying pada anak bisa sangat membahayakan. Dalam kunjungan KPAI ke 40 sekolah di berbagai daerah di Indonesia, banyak anak-anak yang menceritakan pernah mengalami bullying, terutama cyberbullying.

" Dalam beberapa kasus, anak bahkan sampai bunuh diri. Itu bukan satu-dua kasus saja. Pada 2017, ada kasus bunuh diri akibat cyberbullying yang menimpa anak perempuan di Bangkiang, Riau. Sekarang cyberbullying itu bisa menimpa siapa saja, mau anak itu cantik, pintar, ganteng," jelas Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti saat ditemui di Kantor KPAI, Jakarta.

Retno menjelaskan lebih lanjut soal dampak cyber bullying yang dinilai sangat berat buat anak. Pertama, terbukanya rahasia dan privasi. Ini tampak di semua kasus.

" Saya pernah menangani kasus di salah satu sekolah swasta di Jakarta Utara. Anak itu membuat video, lalu memaki-maki gurunya dengan dubbing. Kata-katanya kasar dan tidak senonoh. Dia mengunggah video ke akun media sosialnya," lanjut Retno.

Setelah 2 jam tayang, anak ini dengan cepat menutup akun media sosialnya. Ia terhindar dari cyberbullying. Di keterangan video ada pesan jahat dan teks bernada menghina dan menghujat.

Selanjutnya :

Balas Dendam

Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik

Jangan Lewatkan