Masih 3 Bulan, Bayi Ini Sudah Ikut Sidang PBB

Bayi lucu bernama Neve te Aroha itu duduk di kursi terdepan dan juga mengenakan tanda pengenal dari PBB.

Mutia Nugraheni
| 26 September 2018 18:12

Dream - Sidang Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York pada 24 September 2018 kemarin tak seperti biasanya. Bukan hanya para kepala negara dan utusan resmi kenegaran yang menghadiri sidang Mandela Peace Summit ini, tapi ada juga seorang bayi.

Bayi lucu bernama Neve Te Aroha itu duduk di kursi terdepan dan juga mengenakan tanda pengenal dari PBB. Dot warna merah jambu menghiasi bibir mungilnya. Ia merupakan putri dari Perdana Menteri New Zealand, Jacinda Ardern.

Neve cukup tenang saat mengikuti persidangan. Ia dipangku oleh sang ayah, Clarke Gayford, sementara sang ibu memberi paparan dalam sidang tersebut. Foto-foto Neve di sidang PBB itu pun kemudian viral.

Clarke bahkan memposting ID milik sang putri di akun Twitternya. Dalam ID resmi yang dikeluarkan Markas Besar PBB itu tertulis " New Zealand First Baby" .

Hal yang dilakukan Ardern dengan membawanya bayinya sambil bekerja, banyak mendapat pujian. Salah satunya dari Samantha Power, duta besar Amerika Serikat untuk PBB.

" Saya tidak bisa menekankan berapa banyak PBB - dan pemerintah berkompromi - butuh ini," tulisnya di Twitter.

Respons positif juga datang dari juru bicara PBB, Stephane Dujarric. Menurutnya, PBB sangat terbuka menyambut si kecil Neve.

" PM Ardern menunjukan tak ada yang lebih baik untuk merepresentasikan negaranya selain ibu bekerja. Hanya ada sekitar 5 persen perempuan yang memegang kekuasaan negara. Kami tentu saja menyambutnya," ungkap Dujarric, dikutip dari USA Today.

Jacinda Ardern menjelaskan, keputusannya membawa Neve adalah karena bayi tersebut masih membutuhkan ASI eksklusif. Sang suami juga ikut serta karena pengasuh anak yang terbaik adalah orangtuanya.

Ardern juga mengungkap kalau tak ada uang negara yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan suami dan anaknya yang diboyong saat tugas negara.

Ia menggunakan dana pribadi untuk kebutuhan keluarganya. Salut, mama Ardern!

Topik Terkait :

Women Spirit in Natural & Sustainable Living

Jangan Lewatkan