Latih Kemampuan Buah Hati untuk Berpikir Kritis, Ini Caranya

Penting untuk mengasah kemampuannya mencari solusi saat menghadapi masalah.

Mutia Nugraheni
| 12 Januari 2021 10:04

Orangtua Jadi Contoh

Saat anak-anak tumbuh menjadi pra-remaja dan remaja, keterampilan berpikir kritis mereka akan membantu mereka membuat penilaian secara mandiri dan bukan hanya melihat dari orangtuanya. Agar pandai berpikir, anak harus percaya bahwa berpikir itu menyenangkan dan ada keinginan untuk memiliki kemampuan akan hal itu.

"Orangtua dapat menjadi contoh. Pemikir yang baik berlatih berpikir seperti mereka berlatih bola basket atau sepak bola. Caranya, buatlah diskusi terbuka. Misalnya minta anak membuat proposal liburan keluarga, seperti lokasi, biaya serta kelebihan dan kekurangan jika berkunjung ke tempat liburan tersebut," kara Marilyn.

Begitu pun saat menyiapkan kebutuhan anak atau keperluan keluarga. Saat menentukan hidangan untuk jamuan ulang tahun salah satu anggota keluarga misalnya, libatkan anak untuk membuat keputusan.

"Melibatkan anak untuk melakukan survei, penilaian dan pengambilan keputusan dalam hal apapun di keluarga akan sangat mengasah kemampuan berpikir kritisnya," kata Marilyn.

 

Selanjutnya :

Cara Membantu Anak Berpikir Kritis

Perjalanan Terakhir Syekh Ali Jaber ke Peristirahatan Abadi

Jangan Lewatkan