Kunci Mendampingi Anak Super Aktif Belajar Online

"Mereka memiliki aktivitas fisik yang panjang atau energinya banyak".

Mutia Nugraheni
| 5 September 2021 10:29

Dream - Sekolah tatap muka sudah dilakukan di beberapa sekolah yang memenuhi syarat. Pandemi membuat aktivitas sekolah memang lebih banyak dipusatkan di rumah.

Tatap muka pun tak bisa dilakukan secara penuh, tetap harus dipadukan dengan sekolah online. Pasalnya, anak-anak tak boleh terlalu lama di sekolah. Terutama yang berusia di bawah 12 dan belum bisa mendapat vaksinasi Covid-19.

Mendampingi anak sekolah online hingga kini masih jadi tantangan besar bagi orangtua. Terutama jika anak termasuk yang sangat aktif atau hiperaktif. Dikutip dari KlikDokter, menurut psikolog Ikhsan Bella Persada, ciri utama anak hiperaktif sangat sulit untuk duduk fokus mendengarkan guru/ tutor.

" Anak hiperaktif itu biasanya sulit untuk duduk diam. Mereka memiliki aktivitas fisik yang panjang atau energinya banyak. Mereka juga cenderung melakukan suatu hal secara cepat dan tanpa berpikir. Misalnya, kalau mau ambil makanan, langsung ambil aja tanpa pikir ini rasanya atau punya siapa," ujar Ikhsan.

Menurut Ikhsan, tantangan utama belajar online bagi anak hiperaktif adalah kesulitan untuk duduk diam di depan laptop atau gawai guna menyimak materi yang sedang guru terangkan.

" Anak hiperaktif pasti akan terus bergerak, sehingga apa yang dipelajari cenderung butuh waktu untuk diproses olehnya. Belajar online juga hanya berfokus ke satu titik, yaitu layar. Nah, ini akan sulit kalau yang dilihat oleh anak hiperaktif hanya tulisan saja. Anak jadi kurang tertarik, sehingga enggan menyimak dan bertahan di depan layar,” kata Ikhsan.

 

Selanjutnya :

Coba Lakukan Ini

Vaksin Yang Harus Didapat Si Kecil

Jangan Lewatkan