Kontraksi Melahirkan, Bagaimana Harusnya Ibu Sholat?

Penting diketahui para ibu.

Mutia Nugraheni
| 14 Mei 2021 10:25

Dream - Proses melahirkan kadang memakan waktu hingga belasan jam. Ibu mengalami kontraksi yang makin lama makin hebat, belum lai jika air ketuban terus keluar, sementara dalam proses tersebut sudah memasuki waktu sholat.

Ada ibu yang masih bisa menjalankan sholat tapi ada yang terlalu lemah untuk membersihkan diri, dan menjalankan sholat. Lalu bagaimana sebaiknya? Dikutip dari BincangMuslimah, Islam telah mengatur qadha dalam sholat, yaitu melaksanakan kewajiban ibadah di luar waktu sholat.

Sedangkan ada juga i’adah, yaitu mengulang sholat di luar waktu setelah melaksanakan kewajiban pada waktunya. Islam memang memerintahkan muslim untuk melaksanakan sholat pada waktunya, kecuali jika memiliki udzur atau penghalang. Sebab Allah telah memerintahkan sholat sebagai kewajiban setiap individu muslim:

 Annisa 103


Artinya: Maka apabila kamu telah menyelesaikan sholat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah sholat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya sholat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS. An-Nisa: 103)

Siapapun yang menunda waktu sholat karena udzur syar’i, ia tak berdosa. Seperti takut akan serangan musuh, takut nyawa anaknya tak selamat atau takut segera melahirkan. Apabila sampai kehabisan waktu sholat, maka ia wajib mengqadhanya atau menggantinya.

 

Selanjutnya :

Bisa Qadha Sholat

Topik Terkait :

The Next Presenter Liputan 6 | Diary Episode 1

Jangan Lewatkan