Kerap Ganti Pengasuh, Ini Efeknya Bagi Perkembangan Anak

Pada banyak kasus pengasuh mengundurkan diri, bermasalah atau ada hal lain yang membuatnya berhenti dan orangtua harus mencari pengasuh pengganti.

Mutia Nugraheni
| 13 Januari 2020 08:04

 

Dream - Bagi ayah dan ibu bekerja, kehadiran pengasuh di rumah tentunya sebuah kebutuhan. Untuk mendapat pengasuh yang baik dan sesuai dengan yang diinginkan bukanlah hal mudah.

Ada kalanya kita mendapat pengasuh referensi dari orang lain atau mengambil dari yayasan. Pada banyak kasus pengasuh mengundurkan diri, bermasalah atau ada hal lain yang membuatnya berhenti dan orangtua harus mencari pengasuh pengganti.

Kondisi ini kerap membuat orangtua bingung dan khawatir. Pasalnya, orangtua tidak ingin terlalu sering mengganti pengasuh anak. Bagi anak yang masih balita, tentunya harus beradaptasi ulang. Terutama anak yang sudah mengenal orang-orang di sekelilingnya.

Tak dipungkiri, kondisi ini juga sangat berpengaruh pada kondisi psikologis anak. Termasuk proses tumbuh kembangnya.

" Sering berganti pengasuh sedikit banyak berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Biasanya pada anak yang sudah memiliki keterikatan emosional dengan pengasuhnya. Inilah mengapa perpisahan dengan pengasuh lama dan pergantian pengasuh baru terkadang mencetuskan ansietas (kecemasan) pada anak," kata dr. Reza Fahlevi, seperti dikutip dari KlikDokter.

 

Selanjutnya :

Waktu Adaptasi

Streaming Potret 2 Jam Tangan Pemberian Suami Maia Estianty Untuk Alwi

Jangan Lewatkan