Kerap Diabaikan, Perhatikan Tanda Saat Anak Merasa Kesepian

Anak butuh interaksi dengan orang lain untuk kebutuhan psikologisnya.

Mutia Nugraheni
| 17 September 2019 14:02

Dream - Sebagian orang dewasa mungkin beranggapan kalau kesepian tak akan dialami oleh anak-anak. Ada banyak mainan, games, gadget, serta tontonan yang bisa menghibur mereka setiap saat. Anggapan ini adalah salah besar.

Anak butuh interaksi dengan orang lain untuk kebutuhan psikologisnya, termasuk demi perkembangan dan pertumbuhan jiwanya. Tak heran meski anak memiliki banyak mainan dan aktivitas serta mainan, kerap muncul rasa sepi.

Hal ini biasanya karena orangtua kurang berinteraksi secara personal dan intim, kurangnya komunikasi dan kehangatan dengan anak. Begitu juga orang dewasa di sekelilingnya yang jarang sekali mengajaknya berkomunikasi, bermain atau sekadar bertanya.

Anak-anak memiliki tanda ketika ia merasa kesepian. Tidak selalu tampak murung dan sedih dari luar. Penting untuk mengenali tanda-tandanya.

Selanjutnya :

1. Banyak bicara

BERANI BERUBAH: Gelas Kesuksesan Korban PHK

Jangan Lewatkan