Kenali Penyebab Anak Sulit Berkonsentrasi

Hindari faktor-faktor yang membuat anak sulit konsentrasi.

Mutia Nugraheni
| 23 Februari 2019 10:23

Dream - Kurang konsentrasi jadi masalah yang sering dialami anak-anak. Rentang fokusnya sangat pendek. Bahkan, mainan yang baru dibeli atau didapatkannya, hanya menarik perhatian mereka dalam hitungan menit.

Hal ini akan berdampak buruk saat anak berhadapan dengan tugas-tugas di sekolah. Terutama saat berada di kelas, ketika guru menjelaskan soal materi pelajaran. Dikutip dari Momjunction, kenali tanda-tanda anak saat sulit berkonsentrasi.

Antara lain sulit untuk duduk di satu tempat dan selalu ingin melakukan aktivitas lain. Kerap menghilangkan barang-barang miliknya dan sulit untuk teratur. Sangat sulit untuk mengingat sesuatu terutama pelajaran di sekolah.

Tampak banyak melamun, bisa juga sebaliknya bersikap agresif atau murung. Level konsentrasi ini sangat dipengaruhi usia. Untuk anak-anak yang sudah bersekolah di tingkat sekolah dasar (SD) masalah konsentrasi ini harus segera diatasi.

Jika tidak akan berdampak pada prestasinya di sekolah. Lalu apa penyebab anak-anak sulit berkonsentrasi?

Kurang tidur
Anak-anak perlu tidur delapan hingga sepuluh jam setiap hari tergantung pada usia mereka. Jika mereka memiliki kebiasaan tidur terlambat, ubah siklusnya, dan buatlah jadwal tidur yang rutin. Bantu mereka tidur lebih awal sehingga mereka bisa tidur lebih lama.

Pastikan juga tidurnya tak terganggu saat malam hari. Tidak mendengkur dan tidak bangun berkali-kali karena akan membuat kualitas tidurnya menurun. Ia pun akan mengantuk dan sulit konsentrasi keesokan harinya.

Stres
Stres apa yang bisa dialami anak? Bisa karena kondisi keluarga di rumah, pertemenan atau mungkin hubungannya dengan guru serta masalah pelajaran yang tak disukai di sekolah.

Pola makan yang salah
Nutrisi yang buruk juga jadi pemicu utama masalah konsentrasi. Untuk itu hindari memberikan anak makanan kaya gula dan garam dan jenis junk food. Perbanyak makanan kaya protein, lemak sehat dan serat, seperti telur, ikan, susu, kacang-kacangan serta buah dan sayur.

Topik Terkait :

Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary_mark

Jangan Lewatkan