Intuitive Parenting, Pengasuhan Penting di Era Digital

Apa yang dimaksud dengan intuitive parenting?

Mutia Nugraheni
| 1 Maret 2021 14:04

Membuat Orangtua Lebih Percaya Diri

Pendekatan ini memungkinkan orangtua lebih percaya diri dalam mengasuh anak-anak mereka, dengan fokus kepada kebutuhan anak, bukan sekadar mengikuti pola pengasuhan orang lain.

Lebih lanjut, Vera menjelaskan fokus utama IP bukan sekadar menjadikan anak cerdas, tapi juga percaya diri, tangguh, dan tidak mudah menyerah. Untuk itu, orang tua harus fokus pada masing-masing anak, dengan berbekal tiga hal.

Pertama, harus memahami tahap tumbuh kembang anak. Misalnya, orangtua wajib paham pencapaian bayi 9 bulan, ataupun anak empat tahun. Kedua, orangtua harus berkomitmen waktu dan energi untuk anak sehingga betul-betul bisa hadir lahir batin ketika bersama anak.

Ketiga, orang tua harus memiliki regulasi emosi yang baik. Saat kekesalan menghadapi anak sudah sampai puncaknya, tenangkan diri terlebih dahulu baru kembali lagi kepada anak.

“Dalam pengasuhannya, orangtua mengikuti anak. Bukan mengikuti kemauan anak, tapi mengikuti temperamennya, menyesuaikan dengan tipe anak. Tiap anak, akan beda-beda. Satu anak pun, jika bertambah usia juga harus menyesuaikan lagi,” jelas Vera.

Selain sebagai pengasuh utaman yang memastikan semua kebutuhan anak tercukupi, orangtua juga berperan sebagai partner. “Orangtua sebagai pihak yang mendengarkan anak, bukan menyuruh atau memerintah,” tambah Vera.

 

Selanjutnya :

Pendekatan Berbeda Tiap Anak

Merawat Warisan [TEASER]

Jangan Lewatkan