Intip Upacara Tujuh Bulanan GKR Hayu di Kraton Yogyakarta

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu, putri keempat Sri Sultan Hamengkubuwono X, saat ini sedang hamil anak pertamanya.

Mutia Nugraheni
| 19 Juni 2019 14:06

Uniknya Penyajian Teh untuk Sri Sultan Hamengku Buwono X

Dream - Perayaan Idul Fitri selalu digelar penuh tradisi dan meriah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat beberapa waktu lalu sempat menggelar acara Garebeg Sawal yang biasanya dipadati oleh para masyarakat.

Hal yang juga selalu digelar di dalam Kraton adalah Ngabekten atau sungkeman. Dalam acara ini seluruh putra-putri, kerabat dan abdi dalem Kraton, melakukan sungkem kepada Ngarso Dalem atau Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Dikutip dari Kratonjogja.id, dalam Ngabekten terdapat semacam upacara minum teh. Perlengkapannya sangat klasik, berupa gelas-gelas yang merupakan peninggalan dari era Sri Sultan Hamengku Buwono VII. Hampir seluruh peralatan minum teh ini berasal dari luar negeri, seperti Jerman, Perancis, Belanda.

Ada pula aturan pembuatan teh bagi Sultan. Membuat teh bagi Ngarso Dalem tak boleh sembarangan. Harus mengikuti pakem yang ada. Yaitu, mulanya air didihkan dalam ceret tembaga dan dipindahkan ke ceret khusus untuk Sultan.

 

Selanjutnya :

Tak Boleh Dikipas

Muhasabah bersama Ustaz Erick Yusuf

Jangan Lewatkan