Ibu Maudy Ayunda Jawab Rasa Penasaran Orang Soal Uang Sekolah Putrinya

Saat Maudy ingin masuk SMA internasional, keluarga mereka sampai jual mobil.

Mutia Nugraheni
| 12 Juli 2021 12:09

Dream - Maudy Ayunda termasuk selebritas yang memiliki latar pendidikan tinggi. Ia merupakan lulusan S1 Oxford University, lalu S2-nya diselesaikan di Stanford University. Dua universitas tersebut merupakan yang terbaik di dunia.

Banyak warganet yang penasaran bagaimana orangtua Maudy mengasuh dan mendidiknya, agar memiliki latar pendidikan yang baik. Termasuk juga banyak yang ingin tahu uang bayaran sekolah Maudy.

Mauren Jasmedi, ibu dari Maudy lewat akun Instagramnya @muren.s menjelaskan kalau dulu saat putri pertamanya kelas 2 SD, pindah sekolah. Hal itu lantaran Mauren agak kecewa dengan pelajaran di SD pertama Maudy.

 Maudy Ayunda SD

" Saat anak sy TK & sampai kelas 2 SD, mereka bersekolah di sekolah berkurikulum nasional. Awalnya, sama sekali tidak terpikir pindahkan anak dari sekolah tersebut. Sampai suatu saat, ketika saya menemani anak belajar, saya kecewa atas materi pembelajaran kala itu. Murid diminta menghapal nama-nama kecamatan di Jakarta & materi hapalan lain yang saya anggap kurang tepat. Sejak itu, ada saja materi belajar anak yang membuat saya tidak nyaman. Mau protes tapi kepad siapa? Daripada sibuk cari kesalahan orang, mulailah saya hunting mencari sekolah lain yang lebih sesuai harapan. Saat mencari SD kala itu, saya tidak masuk ke ruang kantor, tapi saya coba duduk di kantin mendengar murid berceloteh, mengintip proses belajar di kelas dan itu saya lakukan setiap hari di beberapa SD. Hingga suatu hari, saya mendapatkan 1 SD berkurikulum Nasional Plus, yang terbilang masih baru, & bahkan anak saya baru akan mjadi angkatan ke 2 di sekolah itu dan bermurid hanya 9 orang per kelas. Mungkin bagi sbagian orang, sekolah dengan minim fasilitas ini bukan pilihan menarik, tapi saat memasuki sekolah itu saya sungguh telah jatuh cinta," tulis Mauren.

Akhirnya Mauren memutuskan untuk memindahkan sekolah Maudy. Fasilitas sekolah baru ternyata jauh lebih minim, tapi menurutnya lebih bisa mengakomodir tumbuh kembang dan pendidikan sang putri. Biaya sekolah, menurut ibu dua anak ini saat itu dibilang terjangkau.

" Di sanalah akhirnya anak-anak saya menghabiskan sekolah dasar hingga masa SMP mereka. SD dan SMP itu, tumbuh bersama seperti keluarga dengan anak-anak kami. Sekarang sekolah tersebut menjadi besar bahkan menjadi sekolah international favorit, yang memiliki banyak murid. Bicara soal uang sekolah, SD yg saat itu baru punya 2 angkatan belumlah pede membandrol harga mahal seperti sekarang," ungkap ibunda Maudy.



Selanjutnya :

Masuk SMA Internasional, Jual Mobil

Kamu Bisa lakuin 4 Hijab Hacks Ini

Jangan Lewatkan