Heboh Penculikan Anak dan Organnya Dijual, Polisi Nyatakan Hoaks

"Segera kita ungkap secara tuntas, termasuk penyebarnya".

Mutia
| 31 Oktober 2018 18:12

Dream - Kabar soal penculikan anak termasuk yang paling cepat menyebar melalui aplikasi chat maupun media sosial. Hal tersebut memang ampuh membuat orangtua jadi waspada, tapi ternyata sebagian besar adalah berita bohong atau hoaks.

Salah satu yang menimbulkan kepanikan adalah enam kabar penculikan anak dan pencurian organ tubuh manusia. Polri menyatakan informasi tersebut hoaks alias kabar bohong.

Tim patroli siber Polri telah menelusuri kabar penculikan anak yang berkembang di masyarakat. Hasilnya, polisi menemukan enam kabar penculikan anak dan pencurian organ tubuh manusia. Lima di antaranya hoaks dan hanya satu yang diduga benar terjadi.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, isu penculikan anak di media sosial tersebut dibuat oleh akun yang berbeda di waktu dan tempat berbeda pula. Foto maupun video yang digunakan tidak ada kaitannya dengan peristiwa penculikan.

" Foto yang dipasang dituliskan tentang penculikan anak dan pencurian organ tubuh sehingga menimbulkan rasa takut masyarakat," ujar Setyo, Jakarta, Rabu 31 Oktober 2018.

Polisi kini tengah menyelidiki penyebaran isu penculikan anak yang cukup masif tersebut. Belum diketahui secara pasti apa motif pembuat isu dan penyebar hoaks penculikan anak dan pencurian organ tubuh manusia itu.

" Segera kita ungkap secara tuntas, termasuk penyebarnya," kata Setyo.

Selanjutnya :

Berikut Deretan Hoaks Penculikan Anak dan Faktanya

Bayar Tiket Bus Pakai Sampah Plastik di Surabaya

Jangan Lewatkan