Gemasnya Cucu Sri Sultan HB X Jalani Tradisi Sungkeman

Sang putri Kraton yang menggemaskan ini terjungkal saat sungkem. Tapi ia tak menangis dan tetap semangat menjalankan tradisi. Salut!

Mutia
| 5 Juli 2018 08:02

Dream - Setiap tahunnya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar tradisi Ngabekten yang digelar saat perayaan Idul Fitri. Seperti dikutip dari Njogja.co.id, Ngabekten berasal dari kata bekti (bahasa Jawa) yang artinya berbakti atau tingkah laku seseorang untuk menghormat kepada orangtua atau yang dituakan dan orang yang dihormati.

Para keluarga Kraton Yogya melakukan sungkem pada Sri Sultan Hamengkubowo X, sebagai pemimpin tertinggi Kraton. Tak terkecuali anak-anak yang masih kecil. Seperti yang dilakukan oleh Raden Ajeng Nisaka Irdina Yudanegara, cucu dari Sri Sultan HB X.

Putri Kraton menggemaskan yang akrab disapa Jeng Irdi itu baru tiga kali melakukan tradisi Ngabekten. GKR Bendara, sang ibu yang merupakan putri bungsu Sri Sultan, mengabadikan Jeng Irdi saat menjalani Ngabekten dan mengunggah momen manis itu di akun Instagramnya.

Mengenakan kebaya kuning dan kain, Jeng Irdi berjalan jongkok. Rupanya karena belum bisa menjaga keseimbangan, Jeng Irdi terjatuh. Para kerabat dan keluarga pun tampak gemas dengan Irdi dan tersenyum.

Putri kecil itu juga jatuh beberapa kali, bahkan saat masih berada di hadapan Sri Sultan HB X. Sang kakek memandanginya dengan tenang sambil tersenyum. Irdi tak lantas menangis, ia meneruskan jalan jongkoknya seperti yang dilakukan ibu dan saudara-saudaranya.

Meski terjatuh beberapa kali, Jeng Irdi tampak semangat melakukan tradisi Ngabekten. Duh gemasnya, Jeng Irdi!

#KapanLagiKepo - Idolai Aditya Roy Kapur, Lesti Malu-Malu

Jangan Lewatkan