Gara-gara Bekal Makan Siang, Orangtua dan Guru 'Perang Dingin'

Aturan soal makan siang untuk anak di sekolah Australia memang cukup ketat.

Mutia
| 10 Oktober 2018 18:13

Dream - Bekal makan siang anak jadi hal yang sangat diperhatikan di Australia. Aturan di beberapa sekolah memang berbeda-beda, tapi ada hal yang sama yaitu mengharuskan bekal berisi makanan sehat, dan tak memiliki kemasan karena akan menimbulkan sampah.

Pemenuhan gizi anak memang sangat diperhatikan di negara kangguru tersebut. Begitu juga kebersihan lingkungan. Aturan ini rupanya kerap membuat orangtua 'perang dingin' dengan para guru.

Seperti curhatan seorang ibu di Facebook Page, Lunchbox Mums. Dalam salah satu postingan, seorang ibu menunjukkan bekal makan siang yang disiapkan untuk anaknya. Terlihat kalau bekal tersebut berisi roti lapis, cracker, wortel kukus, mentimun dan satu cokelat mungil bermerek Hershey’s Kiss.

" Guru anak bungsuku mengambil Hershey's Kiss dan mengatakan padanya kalau cokelat tersebut hanya boleh dimakan di rumah, sementara putri tertuaku boleh memakan cokelat tersebut!!" tulisnya sambil menunjukkan foto bekal kedua putrinya.

Ibu tersebut kemudian menjelaskan kalau putri bungsunya dilarang oleh sang guru untuk makan manis-manisan di sekolah. Sementara kantin sekolah menyediakan berbagai makan tak sehat kaya gula.

" Di kantin sekolah ada kentang goreng, minuman bersoda bahkan cupcake," ungkap ibu tersebut penuh emosi.

Para orangtua lain juga merasa bingung mengapa cokelat sekecil itu harus dilarang. Dengan tidak konsistennya penerapan soal aturan menu makan siang anak, seringkali malah menjadi konflik. Hal ini rupanya kerap terjadi di sekolah-sekolah di Australia.

Sumber: The Sun

Topik Terkait :

Tanggapan warga Jakarta setahun kepemimpinan Anies

Jangan Lewatkan