Cerita Pasangan 11 Tahun Menanti Anak, Pernah Gagal Bayi Tabung

Simak cerita pasangan yang sempat menjalani program bayi tabung di luar negeri.

Mutia Nugraheni
| 6 Desember 2021 14:06

Dream - Memiliki buah hati bagi sebagian pasangan merupakan proses panjang dan perjuangan luar biasa. Ada yang harus menanti hingga bertahun-tahun. Program bayi tabung dijalankan pun tak selalu berakhir manis.

Sebuah cerita perjuangan pasangan diungkap oleh dokter Benediktus A,MPH,Sp.OG(K), yang praktik di RS Morula IVF Surabaya. Ia bercerita menangani pasien yang sebelumnya 'divonis' tak bisa hamil.

 Instagram dr Benny

" Pada tahun 2012 ketika sedang berobat di mancanegara, mereka mendapatkan kabar tentang bagaimana mereka katanya tak akan bisa hamil . Seakan harapan sama sekali telah meninggalkan mereka. Sedih yang merasuk sukma, tak ada lagi pelita. Tak ingin menyerah terlebih dahulu, mereka mencoba melakukan IVF pada tahun 2018 di luar negeri. Namun sedih dan perih kembali menghampiri, saat gagal mendapatkan buah hati," tulis dr. Benny, sapaan akrabnya di Instagram miliknya @drbennyarifin.

Dokter Benny lalu mengungkap kalau pada 2020 lalu pasangan tersebut kembali ingin menjalani program bayi tabung/ IVF di luar negeri. Sayangnya saat itu, pandemi melanda dan akses ke luar negeri banyak yang ditutup.

" Tanpa putus asa pasangan ini kembali ingin mencoba di tahun 2020, untuk IVF yang ke-2, namun semua akses ke sana telah tertutup. Seakan-akan, semesta tidak memperbolehkan mereka untuk memiliki buah hati. Akan tetapi, apakah benar jika jawabannya adalah " tidak" ?," ungkap dr. Benny.

 

Selanjutnya :

Usaha dan Perjuangan Berbuah Manis

Topik Terkait :

Begini Proses Tya Ariestya Mantap untuk Berhijab

Jangan Lewatkan