Catat! Ini Perkembangan Penting Pada Anak 4 Tahun

Jika Anda curiga ada keterlambatan dalam perkembangan anak balita kesayangan, segera konsultasi dengan dokter tumbuh kembang.

Mutia Nugraheni
| 17 Oktober 2017 12:03

Dream - Usia 4 tahun si kecil akan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Motorik kasar dan motorik halusnya harus diberi stimulasi secara optimal agar pertumbuhannya berjalan dengan baik.

Dalam hal fisik ada pencapaian kemampuan yang harus bisa dilakukannya. Begutu juga dalam perilaku. Ank usia 4 tahun sudh bisa mengerti dan diberi instruksi untuk melakukan suatu hal
dengan sopan dan menuruti aturan. Coba tengok perkembangan-perkembangan penting yang terjadi pada anak 4 tahun.

Perkembangan fisik
Meliputi keterampilan motorik halus dan keterampilan motorik kasar. Ketika menginjak usia empat tahun, seorang anak seharusnya sudah mampu melatih keseimbangannya dengan berdiri menggunakan satu kaki, meloncat dengan satu kaki, ataupun berjalan di atas kayu. Mereka juga seharusnya sudah bisa menggambar garis lurus, lingkatan dan persegi. Anak juga harus sudah mampu membuka-tutup risleting serta memasang kancing baju.

Apabila anak anda yang berumur empat tahun belum bisa menaiki tangga tanpa dibantu atau bahkan belum bisa berlari, Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter tumbuh kembang. Terkadang, memang ada anak yang tertinggal dalam segi perkembangan fisiknya namun lebih unggul di perkembangan sosialnya, seperti lebih dulu mampu berbicara.

Semua bergantung pada lingkungan si kecil. Apakah ruangan bermainnya terlalu sempit? Apakah ia kurang bergaul dengan teman sebaya? Ataukah ia terlalu sering bermain dengan
mainannya?

Perilaku
Usia empat tahun merupakan masa uji coba un terhadap batasan-batasan yang diberikan oleh orang tua. Mengikuti perintah dapat menjadi suatu hal yang sulit bagi anak. Namun tentunya,
peraturan tetap harus diberikan dengan perlahan.

Mereka juga sudah bisa mulai sekolah di usia ini, dan hal utama yang menjadi masalah adalah bullying. Penting untuk mengajarkan anak untuk berinteraksi dengan temannya sejak usia dini.
Awasi dengan saksama bagaimana anak-anak saling bermain. Ketika terjadi interaksi negatif, pastikan agar anak memberikan perilaku yang positif. Jangan lupa beri pujian ketika anak anda
mampu bermain dengan baik.

Bahasa
Anak seharusnya mampu untuk berbicara dengan jelas. Memang, terkadang ada huruf yang sulit untuk mereka ucapkan, seperti R, S, dan Th. Namun rata-rata, 90% dari anak usia empat tahun sudah mampu mengucapkan kata-kata dengan jelas. Jangan khawatir apabila anak anda sedikit cadel, karena itu merupakan hal yang wajar hingga menginjak usia
enam tahun. Terus berikan semangat dan latih anak anda untuk mempelajari kata-kata baru.

Bermain drama dan skenario merupakan cara yang bagus untuk melatih kosakata. Selain itu, mereka juga terlatih untuk mengekspresikan diri. Playgroup juga merupakan tempat yang baik bagi anak untuk belajar huruf, angka, dan warna.

Nutrisi
Anak usia empat tahun sudah mampu menghabiskan porsi makanan orang dewasa. Ada dua faktor yang mempengaruhinya, yakni camilan dan makanan berkadar gula tinggi. Anak akan
mulai meminta menu makanannya sendiri di usia ini, dan kebanyakan, apa yang mereka minta bukanlah makanan sehat. Pastikan untuk tetap memberikan makanan bernutrisi lengkap dan
sehat bagi si kecil.

Hindari kebiasan memberikan camilan, terutama di waktu sepulang sekolah. Anak tidak butuh camilan terlalu banyak pada usia ini. Berikan camilan dalam jumlah kecil saja, seperti setengah
cangkir buah, sayuran, atau biskuit gandum.

Tidur
Anak usia empat tahun butuh jam tidur sebanyak 11 jam per harinya. Ketika anak anda sulit tidur di siang hari, berikan mereka mendapatkan aktivitas yang menenangkan di penghujung
siang hari, seperti membaca buku. Setelah itu, naikan jam tidurnya menjadi satu jam lebih awal.

Playgroup memegang peran penting dalam jadwal tidur si kecil. Anda harus memastikan mereka terbangun sekitar pukul enam pagi. Perhatikan gerak-gerik anak, seperti menguap,
mengucek mata, dan menghisap ibu jari. Apabila mereka memiliki gerak-gerik seperti itu, itu artinya anak terlambat tidur. Pastikan ia tidur di jam yang tepat. Matikan
lampu agar anak bisa tidur lebih cepat.

 

Laporan Annisa Mutiara

Sumber: Parents

 

Topik Terkait :

Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam

Jangan Lewatkan