Cara Mengasah Bakat Anak dengan Down Syndrome

Selalu arahkan anak sejak dini untuk menemukan kesukaan dan bakatnya.

Annisa Mutiara Asharini
| 15 Februari 2019 12:09

Dream - Anak-anak dengan down syndrome kerap dipandang sebelah mata. Meski memiliki kekurangan, sebenarnya mereka bisa hidup dengan baik jika diarahkan dengan tepat.

Terutama jika mempunyai bakat khusus. Tak sedikit dari mereka yang menorehkan prestasi cemerlang.

Ketua Umum Yayasan POTADS, Sri Handayani mengatakan bahwa ADS berpotensi memiliki bakat yang tinggi sejak dini.

" Ada yang pandai melukis, menari bahkan olahraga. Namun kita tak pernah tahu apa bakat mereka jika tidak dikenalkan sejak kecil," tuturnya usai acara fashion show Alleria Batik di Jakarta, Kamis 14 Februari 2019.

 Alleria Batik

Unjuk Bakat Melukis di Alleria Batik (Foto: Annisa Mutiara/Dream)

Untuk menemukan bakat si kecil, anak dengan down syndrome (ADS) sebaiknya diperkenalkan dengan berbagai aktivitas. Anak akan menilai kegiatan mana yang menjadi passion dirinya.

" Nantinya seleksi alami, dia tinggalin yang tidak disukai," kata Sri.

Ketika si kecil mulai menunjukkan tanda-tanda minat terhadap aktivitas, saatnya orang tua mengasah bakat tersebut. Lakukan kegiatan secara rutin bersama si kecil.

Perlu diingat bahwa kemampuan kognitif ADS berbeda-beda. Ada di antara mereka yang memiliki IQ rendah. Di kasus tersebut, orangtua memegang peran penting untuk tumbuh kembangnya.

" Proses mengajarnya memang berulang kali. Tapi yang paling penting harus sabar dan secara terus menerus menggali kemampuan mereka," imbuhnya.

Lakukan stimulasi setiap hari dengan mengajak ngobrol si kecil. Mendengar musik dapat melatih perkembangan sensori. Sedangkan bernyanyi dapat membantu mereka dalam melatih kosakata.

Jangan takut untuk membawa si kecil bertemu orang banyak. Hal itu dapat memberi pengalaman interaksi dengan lawan bicara.

Jika tantrum mulai melanda, pastikan untuk memberi rasa aman dengan mengelus punggungnya.

Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis

Jangan Lewatkan