Cara Membuat Si Remaja Tak Takut Ceritakan Masalahnya

Sebagian besar remaja bingung sendiri dengan apa yang dirasakannya.

Mutia Nugraheni
| 4 Mei 2021 10:04

Momen Lampau

Apa yang kita pilih untuk diungkapkan kepada anak remaja akan bergantung pada apa yang ingin Anda capai. Jika tahu bahwa anak Anda sedang mengalami sesuatu dan ingin mereka terbuka tentang hal itu, coba renungkan beberapa momen pribadi Anda sendiri yang mungkin bisa dikaitkan.

"Ini mungkin terlihat seperti, 'ayah/ibu mungkin terlihat kuno dan tidak memiliki banyak petunjuk tentang dunia anak sekarang, tetapi ayah/ibu juga pernah berada di posisi kamu dan terasa sangat sulit. Berusaha empati dan merasakan apa yang dialami anak berdampak sangat besar untuk membuka komunikasi," kata Jennifer Kelman, LCSW, pakar pengasuhan anak.

Tanpa bertanya, tapi menceritakan betapa frustasinya Anda di kantor atau harus menghadapi seseorang pada anak juga bisa memancing komunikasi. Semua orang pernah menglami momen buruk, dan tidak masalah jika menceritakannya sekadar untuk menurunkan level stres. Itu ini pesannya yang perlu disampaikan pada anak remaja.

Selanjutnya :

Remaja Takut dengan Perubahan dan Jadi Dewasa, Apa Sebabnya?

Merawat Warisan [TEASER]

Jangan Lewatkan