Cara Melatih Buah Hati Berpikir Kritis Meski di Rumah Saja

Berpikir kritis mendorong anak untuk menerima informasi, menganalisisnya, dan membuat penilaian tentangnya.

Mutia Nugraheni
| 19 Oktober 2020 16:02

Dream - Sekolah memang tempat yang ideal untuk melatih anak berpikir kritis secara terus-menerus. Mulai dari tugas, diskusi, presentasi hingga aktivitas lainnya di sekolah akan mengasah kemampuan kritis anak.

Berpikir kritis memang harus dilatih dan dilakukan terus menerus. Dikutip dari Anggun Paud Kemdikbud, kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang digunakan untuk menganalisis fakta, mengemukakan dan mempertahankan pendapat, membuat perbandingan, menarik kesimpulan, mengevaluasi argumen serta memecahkan masalah.

Berpikir kritis mendorong anak untuk menerima informasi, menganalisisnya, dan membuat penilaian tentangnya. Hal tersebut membutuhkan imajinasi dan rasa ingin tahu. Saat anak-anak menerima informasi baru, mereka mengisi semacam 'perpustakaan' di dalam otak mereka.

Anak lalu memikirkan tentang bagaimana informasi baru itu sesuai dengan apa yang sudah mereka ketahui, ataupun yang belum mereka ketahui. Untuk dapat melatih kemampuan ini ada beberapa kunci dan tips yang dapat dilakukan oleh orangtua selama anak belajar di rumah.

Minta anak menjelaskan kembali
Setelah diterangkan, membaca buku, mendapat informasi baru, minta anak menjelaskan kembali apa yang ia alami atau baca. Kemampuan menjelaskan ini akan memicu anak berpikir kritis, mengemukakan ide dan pendapatnya terkait yang ia lihat dan alami.

 

Selanjutnya :

Evaluasi

Video Detik-detik Mobil Presiden Jokowi Terjang Banjir di Kalsel

Jangan Lewatkan