Buat Para Orangtua Baru, Jangan Takut Salah!

Pada kehamilan pertama, bukan hanya kebahagiaan yang muncul. Rasa panik, cemas dan takut juga dialami para orangtua baru.

Mutia
| 14 Juli 2017 18:06

Dream - Selama 9 bulan menjalani kehamilan, ayah dan ibu pasti sudah menyiapkan segala sesuatunya. Mulai dari mencari informasi, membeli barang-barang kebutuhan hingga meningkatkan kualitas diri agar menjadi orangtua yang baik.

Pada kehamilan pertama, bukan hanya kebahagiaan yang muncul. Rasa panik, cemas dan takut juga dialami para orangtua baru. Ketakutan tak bisa mengurus bayi dengan baik dan benar
jadi hal yang dialami sebagian besar orangtua baru. Agar bisa tetap 'tegar' menghadapi bayi dan perubahan situasi, terapkan hal ini.

- Tak masalah jika tidak tahu
Tumpukan buku atau kelas parenting mungkin sudah Anda baca dan datangi. Tapi itu hanyalah teori, karena yang dihadapi adalah seorang makhluk mungil menggemaskan yang hanya bisa
menangis.

Jadi Anda akan mencoba segala cara dan baru akan menemukannya sendiri bagaimana cara menenangkan si kecil. Tak tahu apa yang harus dilakukan? Bukan kesalahaan, Anda bisa bertanya pada dokter, bidan, orangtua atau orang yang dipercaya. Memiliki anak berarti belajar tanpa henti, jangan takut jika tak tahu.

- Ciptakan kenyamanan
Setelah bayi lahir pastinya banyak kerabat dan keluarga ingin datang menengok. Tapi ingat, tubuh dan emosi ibu serta bayi butuh 'istirahat' dan penyesuaian. Jadi ciptakan dulu kenyamanan untuk keluarga kecil di rumah.

Jika memang kondisi memungkinkan, Anda bisa membiarkan kerabat datang. Tapi jika masih kelelahan, dan ingin istirahat dan menikmati waktu bertiga saja. tak masalah jika Anda sedikit berbohong kalau sedang tak di rumah. Jadwalkan kunjungan dengan waktu yang lebih nyaman.

- Jangan membandingkan
Teman sudah bisa ke mal setelah 3 hari melahirkan, sementara Anda galau di rumah karena masih harus berkutat dengan keperluan bayi. Membandingkan diri dengan orang lain kerap
dilakukan dan ini bisa berujung pada depresi. Sulit memang untuk tidak membandingkan diri dan orang lain yang memiliki keadaan tak jauh berbeda. Tapi Anda tak akan pernah tahu apa
yang 'terjadi di balik pintu'.

Tiap keluarga memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda, jadi jangan sampai terlalu banyak terpengaruh. Kondisi Anda dan keluarga tentunya yang paling tahu Anda sendiri. Menciptakan
kenyamanan bagi semuanya adalah kunci utama.

 

Sumber: Huffingtonpost

 

Topik Terkait :

#SusahnyaJadiArtis - Danang & Nilam Bahas Soal Haters

Jangan Lewatkan