Buah Hati Tak Bisa Kendalikan Amarah? Bantu dengan Cara Ini

Beberapa anak mudah frustrasi sehingga gampang meledak dan tak terkendali.

Mutia Nugraheni
| 1 Maret 2021 08:03

Anak Butuh Mengeluarkan Emosi

Pastikan dulu anak dan orangtua dalam keadaan tenang. Jangan berharap bisa berbicara dan memberitahunya ketika sama-sama emosi, efeknya malah konflik makin meruncing. Ketika seorang anak kecil frustrasi dan marag, biasanya merupakan perasaan yang mengarah pada memukul.

"Omongan dan alasan untuk memberitahunya tidak akan berhasil. Sebaliknya, bantu mereka menemukan cara lain untuk mengeluarkan emosinya," kata Laura.

Memberi nama pada emosi sangat membantu. Misalnya bertanya, 'Apakah kamu marah?', jika iya bisa membantu anak mengungkapkannya. Seringkali anak membutuhkan pelepasan emosi secara fisik, seperti menginjak tanah atau meninju bantal atau berteriak. Anak butuh diarahkan untuk mengeluarkan emosi negatifnya.

"Seiring bertambahnya usia anak, mereka semakin mampu mendengarkan dan menanggapi alasan - setidaknya, setelah mereka tenang. Ini adalah kesempatan orangtua untuk berbicara dengan anak tentang bagaimana tindakannya bisa menyakit orang lain dan harus ada batasan dan tidak boleh diulangi lagi," pesan Laura.

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN

Jangan Lewatkan