Buah Hati Suka Menjerit? Ketahui Cara Mengontrolnya

Dengan mengajarkan si kecil untuk mengontrol suaranya, sebenarnya mereka sedang dilatih untuk berlaku sopan.

Mutia Nugraheni
| 28 Maret 2018 08:04

Dream - Ada anak-anak yang suka sekali menjerit. Suara tinggi dan melengking mereka keluarkan biasanya karena ingin mendapat perhatian lebih. Hal ini tentu saja tak boleh dibiarkan. Bayangkan jika si kecil berada di ruang publik atau area beribadah.

Tentunya akan sangat menggangu orang lain jika anak berada di ruang publik dan menjerit sesukanya. Ada orangtua yang menganggap kondisi ini bisa dimaklumi.

Tapi sebenarnya dengan mengajarkan si kecil untuk mengontrol suaranya, sebenarnya mereka sedang dilatih untuk berlaku sopan terhadap orang lain.

Lalu bagaimana cara mengontrol dan mengurangi kebiasaan menjerit pada si kecil?

1. Bicara dengan nada yang pelan dan lembut
Bicara dengan nada yang lembut akan membuat anak lebih tenang. Dia pun akan mendengarkan Anda. Cukup katakan padanya bahwa Anda merasa buruk ketika dia menjerit. Jaga suara Anda dalam nada rendah tapi fokus. Minta dia melakukan hal yang sama.

2. Memahami perasaan anak
Apakah si kecil menginginkan perhatian Anda? Dia mungkin tidak nyaman dengan situasi atau tempat tertentu. Jika itu masalahnya, tanyakan padanya. Dia mungkin bosan atau mengantuk. Tatap matanya secara dalam dan coba kenali apa yang si kecil sedang rasakan.

3. Alihkan perhatian
Manfaatkan rentang perhatiannya yang pendek dengan mengalihkan perhatiannya menggunakan mainan, camilan, dan barang lainnya yang akan menyingkirkannya dari amarah.
Misalnya, jika Anda berada di pasar swalayan dan anak berteriak karena ingin es krim, mintalah dia membantu Anda memilih sereal baru untuk dicoba. Itu mungkin berhasil mengalihkan perhatiannya.

4. Buat sibuk
Rencanakan permainan kecil seperti meminta anak Anda untuk merapikan sendok di meja atau menata tisu. Kesibukan biasanya akan mencegah anak menjerit.

5. Berikan penghargaan kepada anak
Ada kalanya trik yang dilakukan untuk mencegah anak menjerit gagal. Tapi jika berhasil dan anak bisa diberitahu untuk mengontrol suaranya, berikan pujian. Bisa tambah dengan ciuman dan pelukan hangat atau berupa hadiah yang mereka inginkan. Ini akan memotivasi si kecil untuk mengontrol suaranya.

Reporter: Fitri Syarifah/ Liputan6.com

Topik Terkait :

The Next Presenter Liputan 6 | Diary Episode 1

Jangan Lewatkan