Biasakan Hal Ini Demi Si Balita Tumbuh Jadi Remaja Berkepribadian Baik

Pola komunikasi dan pengasuhan kita sejak dini akan membentuknya menghadapi masa remaja.

Mutia Nugraheni
| 5 Maret 2021 14:04

Dream - Mengasuh anak balita yang selalu ketergantungan dengan orangtua, akan sangat jauh berbeda saat menghadapi anak remaja. Saat bersama balita, anak begitu manis, menggemaskan dan lebih mudah untuk diatur.

Beranjak remaja, buah hati seakan jadi sosok yang sangat berbeda. Menarik diri, lebih suka menghabiskan waktu dengan temannya, bahkan malas berkomunikasi dengan orangtua. Konflik pun kerap terjadi karena anak remaja sudah bisa mempertahankan argumennya.

" Jika anak-anak terus mendengar bahwa mereka akan berubah menjadi monster saat menginjak masa remaja, mereka akan berpikir bahwa mereka harus berperilaku tidak baik agar menjadi normal. Kita perlu mengubah pandangan kita dan memikirkan tentang remaja dengan cara yang lebih positif dan membantu," kata Kenneth Ginsburg, M.D., seorang dokter anak dan direktur dari Pusat Komunikasi Orang Tua dan Remaja di Rumah Sakit Anak Institut Penelitian Philadelphia.

Untungnya, hubungan yang kita bangun saat anak-anak masih kecil menentukan perilaku mereka di kemudian hari. Saat menghabiskan waktu dengan anak yang berusia 2 tahun, kita membangun dan mengembangkan aset perkembangan yang akan memberikan pengembalian sepuluh tahun terbaik pada usia 12 tahun — atau bahkan dalam jangka panjang.

Ada hal-hal yang harus ditanamkan pada balita dan dibentuk jadi kebiasaan agar saat ia beranjak remaja memiliki kepribadian yang baik. Apa saja? Yuk, simak.

 

Selanjutnya :

1. Buat hierarki aturan

Video Podcast #AninBincangSG - Ramadan in Singapore

Jangan Lewatkan